Dari hasil dialog tersebut, Heraklius menyimpulkan bahwa ciri-ciri yang disampaikan Abu Sofyan sesuai dengan sifat seorang nabi akhir zaman. Sikap Kaisar Heraklius yang terlampau hormat, objektif, dan menunjukkan apresiasi tinggi terhadap isi surat tersebut sempat membuat Abu Sofyan beserta kabilahnya salah menduga bahwa sang kaisar Romawi telah condong dan menerima ajakan Islam. Walaupun pada akhirnya Heraklius memilih untuk tidak masuk Islam secara terbuka demi mempertahankan takhta dan kestabilan kerajaannya, gestur dan tanggapannya mencatatkan sejarah diplomasi kenabian yang sangat mengesankan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir