Keboncinta.com-- Dalam persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia, siswa tidak cukup hanya mengetahui pengertian kata serapan. Siswa juga perlu mampu mengidentifikasi, memahami makna, serta menganalisis penggunaan kata serapan berdasarkan konteks teks.
Kata serapan merupakan kosakata yang berasal dari bahasa lain dan kemudian digunakan dalam bahasa Indonesia. Sumbernya dapat berasal dari bahasa daerah maupun bahasa asing. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa juga menjelaskan bahwa unsur serapan dapat berasal dari bahasa daerah atau bahasa asing dan merupakan bagian dari perkembangan kosakata bahasa Indonesia.
Saat ini, kata serapan sangat mudah ditemukan dalam berbagai bidang. Dalam bidang pendidikan, misalnya, kita mengenal kata evaluasi, literasi, dan akademik. Dalam bidang teknologi terdapat kata aplikasi, digital, dan informasi. Sementara itu, dalam bidang kesehatan terdapat kata seperti diagnosis dan terapi.
Tidak Sekadar Menentukan Kata Serapan
Dalam soal TKA, kemampuan siswa dapat diuji lebih jauh. Siswa tidak hanya diminta menentukan kata mana yang merupakan kata serapan, tetapi juga memahami fungsi dan maknanya dalam sebuah teks.
Perhatikan contoh berikut.
"Para siswa melakukan riset untuk mengetahui efektivitas penggunaan media digital dalam pembelajaran."
Pada kalimat tersebut terdapat kata riset dan efektivitas. Siswa tidak cukup hanya mengenali kedua kata tersebut sebagai kosakata serapan. Siswa juga perlu memahami bahwa riset memiliki makna yang berkaitan dengan penelitian, sedangkan efektivitas berkaitan dengan tingkat keberhasilan atau keefektifan.
Contoh Soal HOTS
Perkembangan teknologi mendorong sekolah melakukan digitalisasi dalam proses pembelajaran. Guru memanfaatkan aplikasi untuk menyampaikan materi, sedangkan siswa dapat mengakses informasi secara lebih cepat. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan literasi digital agar siswa mampu memilih informasi yang dapat dipercaya.
Berdasarkan stimulus tersebut, alasan yang paling tepat penggunaan kata digitalisasi, aplikasi, dan literasi adalah ...
A. ketiganya digunakan untuk memperindah bahasa dalam teks.
B. ketiganya merupakan kata asing yang belum menjadi bagian dari bahasa Indonesia.
C. ketiganya memiliki makna yang sesuai dengan konteks perkembangan teknologi dan pendidikan.
D. kata serapan hanya dapat digunakan dalam teks yang membahas teknologi.
E. penggunaan kata serapan menunjukkan bahwa bahasa Indonesia tidak memiliki kosakata sendiri.
Jawaban: C
Pembahasan:
Pilihan C paling tepat karena penggunaan kata digitalisasi, aplikasi, dan literasi sesuai dengan konteks teks. Ketiganya membantu penulis menyampaikan konsep tertentu secara lebih tepat. Kata serapan tidak sekadar digunakan karena berasal dari bahasa lain, tetapi telah digunakan dalam bahasa Indonesia sesuai dengan kebutuhan komunikasi.
Mengapa Latihan HOTS Penting?
Latihan dengan model HOTS membantu siswa terbiasa menghadapi soal yang membutuhkan lebih dari sekadar hafalan. Siswa harus membaca stimulus, menemukan informasi, memahami hubungan antargagasan, kemudian menentukan jawaban berdasarkan bukti yang terdapat dalam teks.
Jadi, belajar kata serapan untuk TKA bukan sekadar menghafalkan daftar kosakata. Bacalah teksnya, pahami konteksnya, analisis katanya, kemudian tentukan jawabannya. Dengan cara tersebut, siswa akan lebih siap menghadapi soal-soal Bahasa Indonesia yang menuntut kemampuan berpikir kritis.