Mengenal Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa, dari Pencatatan Transaksi hingga Laporan Keuangan

Mengenal Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa, dari Pencatatan Transaksi hingga Laporan Keuangan

20 Oktober 2026 | 15:06

KebonCinta.com - Laporan keuangan tidak langsung terbentuk ketika perusahaan menerima pembayaran atau mengeluarkan uang.

Sebelum menghasilkan laporan, setiap transaksi perlu melalui serangkaian proses akuntansi yang saling berkaitan.

Rangkaian tersebut dikenal sebagai siklus akuntansi.

Dalam perusahaan jasa, siklus akuntansi membantu mengubah bukti transaksi menjadi informasi mengenai posisi keuangan dan hasil usaha.

Tahap Pencatatan Transaksi

Siklus akuntansi dimulai dengan mengidentifikasi transaksi yang memengaruhi kondisi keuangan perusahaan.

Baca Juga: Debit dan Kredit Sering Tertukar? Kenali Kesalahan Umum dalam Pencatatan Akuntansi 

Setiap transaksi dianalisis berdasarkan akun yang terlibat.

Misalnya, sebuah usaha desain menerima pembayaran pelanggan sebesar Rp2.000.000 secara tunai.

 Perusahaan mencatat kenaikan kas dan pendapatan jasa.

Transaksi tersebut terlebih dahulu dimasukkan ke jurnal, kemudian dipindahkan ke buku besar.

Buku besar mengelompokkan seluruh perubahan berdasarkan akun masing-masing.

Tahap Pengikhtisaran Akuntansi

Setelah transaksi dicatat, perusahaan menyusun neraca saldo untuk melihat saldo akun dalam buku besar.

Pada akhir periode, perusahaan juga dapat membutuhkan jurnal penyesuaian.

Penyesuaian dilakukan agar pendapatan dan beban dicatat pada periode yang sesuai.

Baca Juga: Uang Masuk Belum Tentu Pendapatan, Kenali Pencatatannya dalam Akuntansi Jasa 

Contohnya, perlengkapan yang telah digunakan perlu diakui sebagai beban perlengkapan.

Setelah penyesuaian, perusahaan dapat menyusun neraca saldo setelah penyesuaian sebagai dasar penyusunan laporan keuangan.

Tahap Penyusunan Laporan Keuangan

Informasi yang telah diolah digunakan untuk menyusun laporan keuangan.

Laporan tersebut dapat mencakup laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan, serta laporan arus kas sesuai kebutuhan dan standar yang diterapkan.

Laporan laba rugi menunjukkan pendapatan dan beban selama periode tertentu.

Sementara itu, laporan posisi keuangan menggambarkan aset, liabilitas, dan ekuitas pada tanggal pelaporan.

Baca Juga: Utang Jangka Pendek dan Jangka Panjang, Bagaimana Membedakannya dalam Akuntansi? 

Tahap Penutupan Akuntansi

Setelah laporan disusun, akun sementara seperti pendapatan dan beban ditutup sesuai prosedur akuntansi yang digunakan.

Proses tersebut mempersiapkan pencatatan untuk periode berikutnya.

Dengan memahami siklus akuntansi, siswa dapat melihat hubungan antara transaksi sehari-hari dan laporan keuangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan usaha.

Tags:
Perusahaan Jasa Pencatatan transaksi Siklus akuntansi

Komentar Pengguna