Pendidikan
Vini Dwi Jayati

Mengenal Tiga Kompetensi Utama dalam TKA Bahasa Indonesia

Mengenal Tiga Kompetensi Utama dalam TKA Bahasa Indonesia

21 Agustus 2026 | 21:56

Keboncinta.com-- Dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), siswa tidak cukup hanya menguasai materi dan menghafalkan teori. Siswa juga perlu memiliki kemampuan dalam memahami, menganalisis, serta memberikan penilaian terhadap informasi yang terdapat dalam teks. Terlebih dalam TKA Bahasa Indonesia, kemampuan membaca menjadi salah satu bagian penting yang perlu terus dilatih.

Terdapat tiga kompetensi utama yang perlu dipahami dan dilatih oleh siswa, yaitu pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi. Ketiga kompetensi tersebut memiliki tingkat kemampuan yang berbeda dan saling berkaitan.

1. Pemahaman Tekstual

Pemahaman tekstual merupakan kemampuan untuk memahami informasi yang disampaikan secara langsung atau eksplisit dalam sebuah teks.

Pada tahap ini, siswa perlu mampu menemukan informasi yang sudah tersedia dalam bacaan. Misalnya, menentukan siapa tokoh dalam teks, menemukan informasi tertentu, mengidentifikasi peristiwa, menentukan gagasan yang dinyatakan secara langsung, atau menemukan fakta berdasarkan bacaan. Selain menemukan informasi, siswa juga perlu mampu mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi yang terdapat dalam teks.

2. Pemahaman Inferensial

Jika pemahaman tekstual berfokus pada informasi yang tertulis secara langsung, pemahaman inferensial mengharuskan siswa menarik kesimpulan dari informasi yang tersirat.

Artinya, jawaban tidak selalu dapat ditemukan secara langsung dalam teks. Siswa perlu menghubungkan beberapa informasi, memahami hubungan sebab-akibat, membaca konteks, kemudian membuat kesimpulan yang logis.

3. Evaluasi dan Apresiasi

Kompetensi berikutnya adalah evaluasi dan apresiasi. Pada tahap ini, siswa tidak hanya memahami isi teks, tetapi juga mampu memberikan penilaian terhadap ide, gagasan, maupun cara penulis menyampaikan informasi.

Siswa dapat diminta menilai apakah suatu pendapat memiliki alasan yang kuat, apakah gagasan dalam teks relevan, atau bagaimana penggunaan bahasa memengaruhi penyampaian pesan. Selain melakukan penilaian, siswa juga perlu mampu memberikan tanggapan secara emosional dan estetis. Artinya, siswa dapat merasakan bagaimana sebuah teks memengaruhi perasaan dan imajinasi pembaca serta memperhatikan penggunaan bahasa yang digunakan oleh penulis.

Oleh karena itu, persiapan TKA Bahasa Indonesia sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan menghafalkan materi. Siswa perlu memperbanyak latihan membaca berbagai jenis teks, memahami informasi yang tersurat maupun tersirat, serta berlatih memberikan penilaian terhadap isi dan penggunaan bahasa.

Semakin sering siswa berlatih, semakin terbiasa pula mereka menghadapi pertanyaan dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Dengan memahami tiga kompetensi utama ini, siswa diharapkan tidak hanya mampu menjawab soal TKA, tetapi juga memiliki kemampuan membaca yang lebih kritis, logis, dan mendalam.

Tags:
Tes Kemampuan Akademik Bahasa Indonesia Pemahaman Tekstual Pemahaman Inferensial Evaluasi dan Apresiasi TKA 2026 Siswa kelas XII Persiapan TKA

Komentar Pengguna