Keboncinta.com — Memulai langkah awal dalam dunia kerja setelah lulus kuliah tentu membutuhkan persiapan yang matang, termasuk membekali diri dengan keahlian praktis yang dicari oleh industri. Bagi para fresh graduate—terutama lulusan ilmu akuntansi dan keuangan—bidang perpajakan menawarkan prospek karier yang sangat luas dan stabil.
Namun, mengandalkan teori perkuliahan saja sering kali belum cukup. Calon profesional pajak dituntut untuk menguasai aspek teknis administrasi, perhitungan, hingga pengoperasian sistem perpajakan terkini agar siap menghadapi dinamika dunia kerja secara nyata.
Karier di bidang perpajakan jauh melampaui aktivitas hitung-menghitung angka. Seorang staf pajak atau profesional keuangan harus memahami alur pengelolaan administrasi secara menyeluruh, yang meliputi:
Memiliki pemahaman komprehensif yang dibarengi dengan kemampuan praktik tentu akan menjadi nilai tawar yang kuat (value added) saat melamar posisi sebagai staf pajak, konsultan junior, maupun staf administrasi keuangan.
Baca Juga: Sudah Punya Akun Coretax? Pastikan Kode Otorisasi DJP Aktif Agar Bisa Lapor SPT
Selain menguasai regulasi, literasi terhadap sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi menjadi kompetensi wajib di era digital saat ini, salah satunya adalah penguasaan sistem Coretax. Memahami alur kerja sistem ini akan memudahkan tenaga profesional pemula beradaptasi dengan sistem administrasi perpajakan modern secara aplikatif.
Sebagai solusi peningkatan kompetensi tersebut, Piranha Smart Center (PSC) berkolaborasi dengan SET Academy menghadirkan Program Pelatihan & Sertifikasi Pajak Bergelar Certified CoreTaxify Professional (CCP) Batch 8.
Program ini dirancang khusus dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, mencakup:
Program sertifikasi ini menjadi salah satu alternatif pembekalan strategis bagi fresh graduate maupun praktisi pemula yang ingin meningkatkan daya saing dan kredibilitas profesional di industri perpajakan modern.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir