Keboncinta.com — Google Maps bukan sekadar aplikasi untuk mencari alamat dan menunjukkan petunjuk arah. Layanan navigasi milik Google ini juga menyediakan berbagai pengaturan yang dapat disesuaikan dengan jenis kendaraan dan kebutuhan perjalanan pengguna.
Dengan mengoptimalkan beberapa fitur tersebut, pengalaman berkendara bisa menjadi lebih praktis. Pengguna dapat memperoleh informasi rute yang sesuai dengan kendaraannya, tetap mengakses peta ketika jaringan internet lemah, hingga membagikan lokasi perjalanan kepada keluarga.
Dikutip dari BGR, Selasa (1/9/2026), terdapat sejumlah pengaturan Google Maps yang sebaiknya diperiksa sebelum memulai perjalanan. Beberapa di antaranya bahkan dapat membantu pengemudi menghemat waktu dan mempermudah aktivitas selama berkendara.
Berikut lima pengaturan Google Maps yang bisa dimanfaatkan agar perjalanan lebih nyaman.
Salah satu pengaturan penting yang sering terlewat adalah profil kendaraan. Secara bawaan, Google Maps menganggap pengguna sedang mengendarai mobil berbahan bakar bensin.
Padahal, setiap jenis kendaraan memiliki kebutuhan perjalanan yang berbeda. Karena itu, Google menyediakan pilihan profil kendaraan yang dapat disesuaikan dengan mobil yang digunakan.
Pengguna dapat memilih beberapa jenis kendaraan, seperti bensin, diesel, hybrid, dan listrik. Khusus pemilik mobil hybrid atau listrik, tersedia pula pengaturan jenis konektor pengisian daya yang digunakan.
Untuk mengubahnya, ikuti langkah berikut:
Pengaturan ini bermanfaat terutama bagi pemilik kendaraan listrik. Pada kendaraan dan wilayah yang didukung, Google Maps dapat memperkirakan sisa daya baterai ketika tiba di tujuan serta memberikan rekomendasi lokasi pengisian daya.
Dengan demikian, pengemudi kendaraan listrik dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan mempertimbangkan kebutuhan pengisian baterai sebelum kehabisan daya.
Baca Juga: Sinyal Hilang Saat Perjalanan? Begini Cara Menggunakan Google Maps Offline
Tidak semua perjalanan melewati wilayah dengan jaringan internet yang stabil. Ketika berkendara ke daerah pegunungan, pedesaan, atau lokasi terpencil, koneksi seluler bisa melemah bahkan terputus.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pengguna sebaiknya mengunduh peta offline melalui Google Maps sebelum berangkat.
Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan peta wilayah tertentu di dalam perangkat. Peta yang sudah diunduh tetap dapat digunakan untuk mendapatkan petunjuk arah berkendara ketika koneksi internet tidak tersedia.
Cara mengunduhnya cukup mudah:
Setelah proses selesai, peta akan tersimpan di perangkat dan dapat digunakan tanpa harus terus terhubung ke internet.
Meski demikian, pengguna perlu memahami bahwa tidak semua fungsi Google Maps tersedia dalam mode offline. Informasi lalu lintas secara langsung, misalnya, membutuhkan koneksi internet.
Pengguna juga sebaiknya memperbarui peta yang telah diunduh secara berkala. Pembaruan otomatis dapat diaktifkan agar informasi peta tetap relevan ketika ada perubahan jalan atau wilayah.
Bagi pengguna yang sering bepergian sendiri, fitur berbagi perjalanan bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan kenyamanan keluarga maupun teman yang menunggu kedatangan.
Google Maps menyediakan fitur Share Trip Progress yang memungkinkan pengguna membagikan lokasi terkini dan perkiraan waktu tiba kepada orang lain.
Melalui fitur ini, penerima dapat mengetahui perkembangan perjalanan tanpa harus terus-menerus menghubungi pengemudi untuk menanyakan posisi.
Cara mengaktifkannya sebagai berikut:
Setelah diaktifkan, lokasi pengguna dan perkiraan waktu tiba akan dibagikan selama perjalanan berlangsung.
Fitur ini akan berhenti ketika pengguna tiba di tujuan atau menghentikan navigasi. Jika ingin membagikan perjalanan berikutnya, pengguna harus mengaktifkannya kembali.
Pengaturan tersebut berguna ketika melakukan perjalanan jauh, pulang larut malam, atau menuju tempat yang belum terlalu dikenal.
Bagi sebagian pengemudi, mendengarkan musik, podcast, atau audiobook menjadi teman selama perjalanan. Namun, berpindah aplikasi untuk mengganti lagu atau menghentikan audio terkadang terasa merepotkan.
Google Maps menyediakan kontrol media yang memungkinkan pengguna mengatur pemutaran audio langsung dari tampilan navigasi.
Dengan fitur ini, pengemudi tidak perlu berulang kali keluar dari aplikasi navigasi hanya untuk mengakses pemutar musik.
Pada perangkat Android, pengguna dapat mengaktifkannya melalui langkah berikut:
Sementara itu, pada iPhone, pengaturan kontrol media dapat ditemukan melalui menu Music Playback Controls.
Ketersediaan aplikasi yang bisa dihubungkan dapat berbeda bergantung pada perangkat, sistem operasi, dan layanan media yang digunakan.
Pengaturan ini membuat pengalaman navigasi lebih praktis. Meski demikian, pengemudi tetap harus mengutamakan keselamatan dan menghindari mengoperasikan layar ketika kendaraan sedang berjalan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir