KEBONCINTA.COM – Paris Saint-Germain berhasil memenangkan pertandingan panas Le Classique setelah mengalahkan Olympique Marseille dengan skor 2-1 pada lanjutan Ligue 1 2026/2027, Minggu (20/9/2026).
Marquinhos menjadi penentu kemenangan PSG dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.
Pertandingan mempertemukan dua klub dengan rivalitas terbesar di sepak bola Prancis.
Marseille yang bermain di kandang membutuhkan kemenangan untuk mengakhiri periode buruk, sedangkan PSG berusaha terus memperbaiki posisi setelah menjalani awal musim yang tidak sepenuhnya mulus.
Kedua tim bermain cukup hati-hati dalam waktu yang panjang.
Pertahanan Marseille mampu meredam sejumlah serangan PSG sehingga skor tetap tanpa gol hingga pertandingan memasuki lebih dari satu jam.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-67.
Ferran Torres membawa PSG unggul setelah memanfaatkan umpan Desire Doue.
Torres yang bergabung dari Barcelona terus menunjukkan produktivitasnya bersama klub ibu kota Prancis.
Gol tersebut merupakan gol ketujuh Torres bersama PSG musim ini.
Marseille kemudian memberikan respons cepat.
Hanya beberapa menit setelah tertinggal, Angel Gomes berhasil mencetak gol pada menit ke-72 untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Stadion kembali bergemuruh dan Marseille mempunyai harapan untuk membalikkan keadaan.
Namun kegembiraan tuan rumah tidak berlangsung lama.
Dua menit kemudian, PSG kembali mendapatkan peluang berbahaya.
Marquinhos melakukan penyelesaian yang awalnya masih dapat dibendung, tetapi bola kembali mengarah kepadanya.
Kapten PSG tersebut kemudian memanfaatkan bola pantul untuk mencetak gol pada menit ke-74.
PSG kembali unggul 2-1.
Marseille mencoba mengejar pada sisa pertandingan, tetapi keadaan mereka semakin sulit menjelang laga selesai.
Kapten Timothy Weah mendapatkan kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan.
Bermain dengan sepuluh orang semakin memperkecil peluang Marseille untuk mendapatkan gol penyama kedudukan.
Skor 2-1 untuk PSG akhirnya bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan tersebut membawa PSG naik ke posisi keenam klasemen sementara Ligue 1.
Hasil itu juga menjadi tambahan kepercayaan diri bagi skuad Paris setelah menjalani awal musim yang relatif lambat dibandingkan standar mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Situasi berbanding terbalik dialami Marseille.
Kekalahan dari PSG menjadi kekalahan kelima mereka secara beruntun di berbagai pertandingan.
Periode buruk tersebut membuat Marseille kini masuk ke zona degradasi Ligue 1.
Tekanan terhadap tim juga semakin besar karena mereka sebelumnya kalah telak 1-4 dari Besiktas pada pertandingan Europa League.
Marseille kini memasuki jeda internasional dalam kondisi yang membutuhkan evaluasi besar.
Masalah bukan hanya soal hasil, tetapi juga kemampuan mempertahankan momentum dalam pertandingan.
Mereka sempat berhasil menyamakan kedudukan menghadapi PSG, tetapi hanya membutuhkan dua menit untuk kembali kebobolan.
Sebaliknya, PSG dapat menggunakan kemenangan dalam Le Classique sebagai titik awal untuk meningkatkan posisi mereka.
Meskipun masih berada di luar papan atas, kemenangan tandang menghadapi rival utama selalu memberikan dorongan psikologis besar.
Persaingan Ligue 1 musim ini pun semakin menarik karena PSG masih harus mengejar sejumlah klub yang memulai musim dengan lebih konsisten.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir