Keboncinta.com – Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Puasa ini dilaksanakan selama tiga hari pada pertengahan bulan Hijriah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, amalan ini juga memiliki keutamaan pahala yang besar.
Pada November 2026, umat Islam kembali berkesempatan menjalankan puasa Ayyamul Bidh bulan Jumadilakhir 1448 Hijriah. Berikut jadwal, bacaan niat, tata cara, dan keutamaannya.
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama, puasa Ayyamul Bidh November 2026 berlangsung pada:
Sementara itu, Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah menetapkan jadwal pada 22–24 November 2026. Perbedaan tersebut terjadi karena penggunaan sistem kalender Hijriah yang berbeda. Umat Islam dapat mengikuti kalender atau pedoman otoritas keagamaan yang menjadi rujukannya.
Ayyamul Bidh berarti hari-hari putih. Istilah ini merujuk pada tiga hari pertengahan bulan Hijriah ketika cahaya bulan tampak terang karena mendekati fase purnama.
Puasa Ayyamul Bidh termasuk puasa sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Pelaksanaannya dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, kecuali pada hari-hari yang dilarang berpuasa.
Baca Juga: Puasa Senin Kamis: Bacaan Niat, Tata Cara, Waktu Pelaksanaan, dan Keutamaannya
Berikut salah satu lafaz niat yang dapat digunakan:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ أَيَّامَ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Ayyamul Bidh esok hari karena Allah Ta'ala.
Niat pada dasarnya merupakan kehendak dalam hati untuk menjalankan ibadah karena Allah. Melafalkan niat dalam bahasa Arab bukan syarat sah puasa.
Pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh sama seperti puasa sunah lainnya. Berikut langkah-langkahnya:
Ada beberapa keutamaan yang menjadikan puasa Ayyamul Bidh layak dibiasakan.
Baca Juga: Belum Mandi Junub Saat Subuh, Apakah Puasa Tetap Sah? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam
Puasa Ayyamul Bidh secara khusus dianjurkan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah. Namun, anjuran puasa tiga hari setiap bulan tidak terbatas pada tanggal tersebut.
Apabila seseorang tidak mampu menjalankan ketiganya, ia tetap dapat berpuasa pada hari lain sebagai bagian dari amalan sunah tiga hari setiap bulan. Meski demikian, untuk memperoleh keutamaan Ayyamul Bidh secara khusus, sebaiknya mengikuti tanggal yang dianjurkan.
1. Puasa Ayyamul Bidh November 2026 tanggal berapa?
Berdasarkan kalender Kemenag, puasa Ayyamul Bidh berlangsung pada 23, 24, dan 25 November 2026.
2. Puasa Ayyamul Bidh November 2026 bulan Hijriah apa?
Puasa tersebut bertepatan dengan 13, 14, dan 15 Jumadilakhir 1448 H menurut kalender Kemenag.
3. Apakah puasa Ayyamul Bidh wajib?
Tidak. Puasa Ayyamul Bidh merupakan ibadah sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW.
4. Bolehkah hanya berpuasa satu atau dua hari?
Boleh. Puasa sunah dapat dilakukan sesuai kemampuan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir