KebonCinta.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengembangkan pemanfaatan platform Rumah Pendidikan sebagai layanan digital terpadu bagi guru, siswa, orang tua, dan masyarakat.
Melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kemendikdasmen menyampaikan bahwa Rumah Pendidikan telah dimanfaatkan oleh sekitar 3,5 juta pengguna.
Informasi tersebut dipublikasikan dalam siaran pers Kemendikdasmen pada 29 Oktober 2026, bersamaan dengan pemberitaan kegiatan pameran inovasi permainan pembelajaran digital.
Platform ini dikembangkan untuk menyederhanakan akses terhadap berbagai layanan pendidikan yang sebelumnya tersedia melalui sejumlah aplikasi atau situs terpisah.
RUMAH PENDIDIKAN SUDAH DIAKSES 3,5 JUTA PENGGUNA
Baca Juga: Apakah Makan Kacang Bikin Jerawatan? Ini Fakta dan Cara Aman Mengonsumsinya
Head of Tribe Platform Rumah Pendidikan, Dendy Muharsyah Emiral, menjelaskan bahwa pengembangan platform dilakukan untuk menghadirkan layanan pendidikan digital melalui satu pintu.
Dengan sistem terintegrasi, guru dan siswa dapat mengakses berbagai bahan ajar, latihan soal, dan layanan pendukung pembelajaran berdasarkan kebutuhan.
Dendy juga menekankan bahwa perluasan akses sumber belajar tidak hanya ditujukan kepada masyarakat di kota besar, tetapi juga peserta didik di daerah.
Kemendikdasmen memberikan contoh seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang memanfaatkan latihan soal dan materi belajar digital secara mandiri.
CARA MENGAKSES RUMAH PENDIDIKAN
Pengguna dapat membuka alamat resmi https://rumah.pendidikan.go.id menggunakan browser pada komputer maupun telepon seluler.
Pada halaman utama, pengguna akan menemukan sejumlah layanan berdasarkan kelompok sasaran, seperti Ruang GTK, Ruang Murid, Ruang Sekolah, dan Ruang Orang Tua.
Rumah Pendidikan juga tersedia melalui aplikasi pada perangkat Android dan iOS. Pengguna sebaiknya memastikan aplikasi berasal dari penerbit resmi dan menggunakan versi terbaru.
Sebagian layanan dapat dibuka tanpa login, sedangkan fitur tertentu memerlukan akun yang sesuai.
CARA LOGIN UNTUK GURU DAN SISWA
Guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dapat menggunakan Akun belajar.id pada layanan yang mensyaratkan autentikasi.
Bagi guru yang sebelumnya menggunakan Ruang GTK, akun yang sama direkomendasikan agar data dan riwayat aktivitas tetap terhubung.
Pengguna umum juga dapat memanfaatkan sejumlah fitur Rumah Pendidikan tanpa harus mempunyai Akun belajar.id.
Sementara itu, layanan tertentu menyediakan pilihan akses menggunakan email pribadi sesuai ketentuan sistem.
CARA MENGGUNAKAN LATIHAN SOAL GRATIS
Salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan adalah Latihan Soal pada Ruang Murid.
Pengguna terlebih dahulu membuka Rumah Pendidikan, kemudian memilih menu Ruang Murid dan fitur Latihan Soal.
Pada halaman latihan, murid dapat mencari materi berdasarkan jenjang pendidikan dan memilih soal yang sesuai dengan kebutuhan belajar.
Bagi guru, fasilitas tersebut dapat dijadikan sumber latihan tambahan atau pengayaan setelah pembelajaran di kelas.
Menurut panduan resmi Rumah Pendidikan, layanan Latihan Soal dapat digunakan untuk membantu peserta didik mendalami materi, termasuk dengan penilaian otomatis dan pembahasan.
GURU BISA MEMANFAATKAN RUANG GTK
Ruang GTK menjadi salah satu fasilitas utama bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Melalui layanan ini, guru dapat memperoleh referensi perangkat ajar, mengakses kegiatan pengembangan kompetensi, serta menggunakan fasilitas belajar yang tersedia.
Seorang guru SMK IT As-Syifa Boarding School, Dena Arif, menyampaikan bahwa pelatihan mandiri dan perangkat ajar digital membantu pengembangan profesionalnya.
Dalam kegiatan pameran inovasi, Kemendikdasmen juga menampilkan sejumlah permainan pembelajaran hasil Hackathon Rumah Pendidikan yang dikembangkan oleh guru dari berbagai wilayah.
Karya yang diperkenalkan mencakup permainan digital interaktif yang mendukung pembelajaran dan penguatan numerasi.
TEKNOLOGI BUKAN PENGGANTI PERAN GURU
Kemendikdasmen menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital pendidikan tidak hanya ditentukan oleh teknologi.
Guru tetap memiliki peran penting dalam merencanakan pembelajaran, mengarahkan aktivitas belajar, dan menilai perkembangan peserta didik.
Platform digital diharapkan menjadi alat bantu agar materi pembelajaran semakin mudah diakses dan kegiatan belajar berlangsung lebih menarik.
Masyarakat yang ingin mengetahui fasilitas dan panduan penggunaan dapat mengakses https://rumah.pendidikan.go.id serta Pusat Informasi Rumah Pendidikan.
Pengguna tidak perlu membayar pihak ketiga untuk membuka fasilitas pembelajaran gratis yang memang disediakan secara resmi oleh pemerintah.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir