Gaya Hidup
Al Fina

Sering Langsung Cek HP Setelah Bangun Tidur? Ini 4 Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Sering Langsung Cek HP Setelah Bangun Tidur? Ini 4 Dampaknya bagi Kesehatan Mental

02 November 2026 | 18:58

KebonCinta.com - Membuka mata setelah tidur malam sering kali menjadi awal seseorang kembali terhubung dengan dunia digital. Belum sempat beranjak dari tempat tidur, tangan sudah lebih dahulu mencari ponsel untuk memeriksa pesan, melihat media sosial, atau membaca berbagai informasi terbaru.

Kebiasaan tersebut mungkin terasa sederhana. Namun, tanpa disadari, seseorang bisa langsung dihadapkan pada berbagai informasi sebelum benar-benar siap memulai aktivitas.

Mulai dari tuntutan pekerjaan, kabar yang mengkhawatirkan, hingga unggahan kehidupan orang lain di media sosial. Beragam informasi tersebut berpotensi memengaruhi suasana hati sejak pagi.

Padahal, memberikan jeda sebelum menggunakan ponsel dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kondisi psikologis.

Melansir Real Simple, membatasi penggunaan HP setelah bangun tidur memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan mental. Kebiasaan ini dapat memberikan kesempatan bagi seseorang untuk memulai hari dengan lebih tenang dan mengenali kondisi emosinya sendiri.

Baca Juga: 6 Skill Ini Diprediksi Jadi Incaran Perusahaan hingga 2030, Gajinya Menggiurkan 

Lantas, apa saja manfaat yang bisa diperoleh?

Manfaat Menunda Membuka HP Setelah Bangun Tidur

Berikut manfaar menunda membuka hp setelah bangun tidur:

1. Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan Sejak Pagi

Memulai hari dengan membaca banyak notifikasi atau informasi yang belum tentu menyenangkan dapat membuat pikiran langsung dipenuhi berbagai persoalan.

Bagi orang yang mudah mengalami kecemasan, kebiasaan tersebut berpotensi menambah tekanan psikologis bahkan sebelum aktivitas harian dimulai.

Terapis Francesca Emma, LMHC, menjelaskan bahwa paparan informasi mengenai pekerjaan, perbandingan kehidupan di media sosial, maupun berita negatif dapat memicu respons stres tubuh yang dikenal sebagai mekanisme fight or flight atau melawan dan menghindar.

Respons tersebut berkaitan dengan aktivasi sistem saraf ketika seseorang menghadapi situasi yang dianggap mengancam.

Selain itu, derasnya informasi digital dapat meningkatkan respons stres, termasuk yang melibatkan hormon kortisol.

Dengan menunda penggunaan ponsel, seseorang memiliki waktu untuk beradaptasi setelah bangun tidur tanpa langsung menerima berbagai rangsangan informasi.

Kondisi ini dapat membantu menciptakan suasana pagi yang lebih tenang dan mengurangi tekanan sebelum menjalani rutinitas.

2. Memberikan Ruang untuk Mengenali dan Mengendalikan Emosi

Tidak langsung membuka HP juga memberikan kesempatan bagi seseorang untuk memahami apa yang sedang dirasakan.

Menurut Katherine Brownlowe, MD, profesor klinis madya bidang psikiatri dan kesehatan perilaku, mengurangi penggunaan ponsel pada pagi hari dapat membantu seseorang lebih memperhatikan pikiran serta kondisi emosionalnya.

Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas sederhana, seperti menulis jurnal, bermeditasi, atau menikmati minuman hangat tanpa gangguan notifikasi.

Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat dari arus informasi digital.

Dengan mengenali perasaan sebelum beraktivitas, seseorang dapat lebih memahami kondisi emosinya dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai situasi sepanjang hari.

3. Membantu Menentukan Suasana Hati Sebelum Terpengaruh Informasi Digital

Konten yang muncul di layar ponsel tidak selalu sesuai dengan kondisi emosional seseorang.

Ketika membuka media sosial, misalnya, pengguna bisa menemukan berita buruk, perdebatan, hingga unggahan yang memicu perbandingan sosial.

Ivy Ellis, LCSW, terapis sekaligus pendiri Empathetic Counseling Center, menjelaskan bahwa paparan informasi digital sesaat setelah bangun tidur dapat memengaruhi suasana hati.

Hal ini berkaitan dengan sistem algoritma media sosial yang menentukan konten berdasarkan aktivitas dan preferensi pengguna. Akibatnya, informasi yang muncul tidak sepenuhnya berada dalam kendali seseorang.

Menunda membuka ponsel memberikan kesempatan untuk menentukan sendiri bagaimana pagi akan dijalani.

Alih-alih langsung mengikuti arus informasi, seseorang dapat memulai hari dengan aktivitas yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi dirinya.

4. Mengurangi Ketergantungan terhadap Ponsel Pintar

Kebiasaan memeriksa HP setiap kali terbangun dapat membentuk pola penggunaan yang sulit dikendalikan.

Seseorang mungkin awalnya hanya berniat melihat satu notifikasi, tetapi akhirnya menghabiskan waktu cukup lama untuk menjelajahi berbagai aplikasi.

Membatasi penggunaan ponsel pada awal hari dapat membantu membangun hubungan yang lebih sehat dengan teknologi.

Brownlowe menjelaskan bahwa memberikan jeda dari penggunaan perangkat digital dapat membantu seseorang mengurangi ketergantungan terhadap dunia digital.

Dengan demikian, penggunaan ponsel menjadi lebih terencana dan tidak selalu dilakukan secara otomatis.

Mulai Pagi dengan Memberikan Waktu untuk Diri Sendiri

Menunda membuka HP setelah bangun tidur bukan berarti harus menjauh sepenuhnya dari teknologi. Kebiasaan ini lebih berkaitan dengan kemampuan mengatur waktu dan menentukan kapan informasi digital perlu diakses.

Seseorang dapat memulainya dengan memberikan jeda beberapa menit sebelum memeriksa notifikasi. Waktu tersebut bisa digunakan untuk merapikan tempat tidur, menikmati sarapan, menulis jurnal, atau sekadar duduk menikmati suasana pagi.

Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi kesempatan untuk membangun kesadaran terhadap kondisi diri sebelum menghadapi berbagai tuntutan aktivitas.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan mental tidak selalu harus dimulai dengan perubahan besar. Memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat dari layar ponsel setelah bangun tidur bisa menjadi salah satu langkah sederhana yang patut dicoba.***

Tags:
kebiasaan membuka hp setelah bangun tidur Kesehatan Mental membatasi penggunaan hp

Komentar Pengguna