Gaya Hidup
Rahman Abdullah

Sering Overthinking dan Sulit Merasa Bahagia? Coba 5 Kebiasaan Bersyukur Ini Setiap Hari

Sering Overthinking dan Sulit Merasa Bahagia? Coba 5 Kebiasaan Bersyukur Ini Setiap Hari

16 Oktober 2026 | 15:06

KebonCinta.com-- Pernah merasa hari-hari berjalan melelahkan meskipun tidak ada masalah besar yang sedang dihadapi? Pikiran terus memutar berbagai kekhawatiran, hal-hal kecil terasa mengganggu, dan momen menyenangkan justru berlalu tanpa disadari. Kondisi seperti ini bisa membuat seseorang sulit menikmati kehidupan sehari-hari.

Di tengah kesibukan dan tuntutan hidup, kita sering lebih mudah mengingat kegagalan daripada menghargai hal baik yang sudah terjadi. Padahal, kebahagiaan tidak selalu datang dari pencapaian besar. Sarapan yang nikmat, tubuh yang masih mampu beraktivitas, atau perhatian kecil dari orang tersayang juga layak diapresiasi.

Salah satu cara yang bisa dicoba untuk membangun pola pikir lebih positif adalah melatih rasa syukur. Kebiasaan ini bukan berarti mengabaikan masalah atau berpura-pura selalu bahagia, melainkan belajar melihat pengalaman hidup secara lebih seimbang.

Sejumlah kajian psikologi positif menunjukkan bahwa latihan bersyukur berpotensi membantu meningkatkan kesejahteraan emosional. Kabar baiknya, kebiasaan tersebut tidak membutuhkan biaya besar ataupun waktu khusus yang panjang.

Berikut lima cara sederhana untuk melatih rasa syukur agar kehidupan sehari-hari terasa lebih bermakna.

Baca Juga: Kayu Manis Disebut Bisa Menurunkan Kolesterol, Ini Fakta Penelitian dan Batas Aman Konsumsinya 

1. Catat Tiga Hal yang Membuat Kamu Bersyukur

Meluangkan beberapa menit untuk menulis pengalaman positif dapat menjadi langkah awal membangun kebiasaan bersyukur. Kamu tidak perlu menunggu sesuatu yang luar biasa terjadi. Hal sederhana seperti menikmati makanan favorit, menyelesaikan pekerjaan, atau berbincang dengan teman sudah cukup untuk dicatat.

Cobalah menuliskan tiga hal yang kamu hargai setiap hari. Sertakan alasan mengapa hal tersebut terasa berarti agar kamu tidak sekadar membuat daftar, tetapi juga benar-benar menghayatinya.

Harvard Health Publishing menjelaskan bahwa praktik bersyukur dapat membantu seseorang lebih memperhatikan hal-hal positif dalam kehidupannya. Sejumlah penelitian juga mengaitkan latihan ini dengan peningkatan kesejahteraan psikologis.

Jika dilakukan secara rutin, jurnal rasa syukur bisa menjadi pengingat bahwa di tengah persoalan yang dihadapi, masih ada pengalaman baik yang patut dihargai.

2. Sampaikan Terima Kasih kepada Orang yang Berarti

Pernah ada seseorang yang membantu kamu melewati masa sulit, tetapi kamu belum sempat menyampaikan rasa terima kasih? Sekarang bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengungkapkannya.

Kamu dapat menulis pesan singkat, membuat surat, atau berbicara langsung kepada orang tersebut. Ceritakan bantuan atau kebaikan yang masih kamu ingat dan jelaskan mengapa hal itu berarti bagimu.

Dalam psikologi positif, praktik ini dikenal sebagai gratitude letter atau surat rasa syukur. Penelitian Martin E. P. Seligman dan rekan-rekannya mengenai intervensi psikologi positif menemukan bahwa latihan tertentu, termasuk menyampaikan surat terima kasih, dapat meningkatkan kebahagiaan dalam jangka pendek.

Meski demikian, setiap orang bisa merasakan dampak yang berbeda. Hal terpenting adalah menyampaikan apresiasi secara tulus, bukan karena merasa harus melakukannya.

Baca Juga: Bolehkah Minum Air Kelapa Setiap Hari? Ini 5 Manfaat dan Hal yang Perlu Diwaspadai 

3.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 3
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Cara melatih rasa syukur Tips mengatasi overthinking Bahagia

Komentar Pengguna