KebonCinta.com - Sebagian siswa merasa lebih nyaman memahami materi melalui penjelasan langsung daripada membaca buku secara mandiri.
Kegiatan mendengarkan guru, berdiskusi, atau menjelaskan pelajaran secara lisan dapat menjadi pilihan untuk membantu proses belajar.
Dalam model VARK, preferensi tersebut sering disebut sebagai pendekatan auditori. Namun, metode mendengarkan sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya cara belajar.
Baca Juga: Sudah Rajin Belajar tetapi Nilai Masih Rendah? Coba 3 Teknik Ini agar Lebih Efektif
Pendekatan auditori merupakan kegiatan belajar yang memanfaatkan informasi lisan.
Contohnya adalah mendengarkan penjelasan, mengikuti diskusi, atau membicarakan kembali materi yang telah dipelajari.
Aktivitas tersebut dapat membantu siswa mengolah informasi melalui percakapan dan penjelasan verbal.
1. Menjelaskan Materi dengan Kata-Kata Sendiri
Setelah mempelajari suatu topik, siswa dapat mencoba menjelaskannya tanpa melihat catatan.
Misalnya, setelah belajar tentang fotosintesis, siswa menjelaskan proses tersebut seolah sedang mengajar teman.
2. Berdiskusi Bersama Teman
Diskusi memungkinkan siswa mengajukan pertanyaan dan memperoleh penjelasan dari sudut pandang berbeda.
Namun, diskusi sebaiknya tetap berfokus pada materi yang sedang dipelajari.
Baca Juga: Motivasi Belajar yang Benar Bukan Sekadar Semangat, Kenali 6 Perbedaannya
3. Menggunakan Rekaman Penjelasan
Siswa dapat mendengarkan kembali rekaman materi yang diperbolehkan oleh guru atau menggunakan sumber pembelajaran audio.
Rekaman dapat membantu mengulang informasi, terutama ketika siswa belum memahami penjelasan pertama.
4. Mengajukan Pertanyaan
Ketika menemukan materi yang sulit, siswa dapat bertanya kepada guru atau teman.
Pertanyaan yang spesifik membantu memperjelas bagian yang belum dipahami.
Belum tentu. Mendengarkan secara pasif dapat membuat siswa merasa memahami materi meskipun belum mampu mengingat atau menerapkannya.
Karena itu, kegiatan mendengarkan sebaiknya dilengkapi latihan soal, membaca, dan menjelaskan kembali materi tanpa bantuan catatan.
Dengan mengombinasikan berbagai kegiatan, siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir