Baca Juga: CV Cuma Dilihat Sekilas oleh Rekruter? Ini 3 Bagian Penting yang Wajib Ada agar Dilirik HRD
Membaca buku berulang kali belum tentu membuat materi benar-benar dipahami. Seseorang bisa merasa sudah menguasai pelajaran karena mengenali kalimat di buku, padahal masih kesulitan menjelaskan kembali tanpa melihat catatan.
Cobalah metode belajar aktif. Setelah membaca satu bagian, tutup buku dan jelaskan kembali inti materi menggunakan bahasamu sendiri. Kamu juga dapat membuat pertanyaan, mengerjakan latihan soal, atau menuliskan hal-hal penting dari ingatan.
Jika sedang mempelajari materi yang rumit, pecah pembahasan menjadi bagian-bagian kecil. Pahami konsep dasarnya terlebih dahulu sebelum beralih ke topik yang lebih sulit.
Metode ini membantu menunjukkan bagian yang sudah dikuasai dan bagian yang masih perlu dipelajari ulang. Dengan begitu, waktu belajar bisa digunakan secara lebih terarah.
Tidak semua materi cocok dipelajari dengan cara yang sama. Rumus matematika, kosakata bahasa asing, konsep sejarah, dan proses ilmiah memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang sesuai.
Untuk materi yang membutuhkan pemahaman konsep, cobalah membuat peta pikiran, diagram, atau rangkuman hubungan antargagasan. Untuk pelajaran yang memerlukan latihan, seperti matematika, perbanyak mengerjakan soal dan periksa kesalahan yang muncul.
Sementara itu, materi yang harus diingat dapat dipelajari menggunakan kartu tanya-jawab atau teknik mengingat aktif. Ulangi kembali informasi setelah jeda waktu tertentu, bukan hanya menghafalnya berkali-kali dalam satu malam.
Kamu juga dapat mencoba menjelaskan materi kepada teman seolah-olah sedang menjadi guru. Jika penjelasan masih terasa membingungkan, kemungkinan ada konsep yang perlu dipahami kembali.
Lupa merupakan bagian yang wajar dalam proses belajar. Namun, materi akan lebih mudah diingat apabila dipelajari kembali secara berkala dan tidak hanya menjelang ujian.
Setelah mempelajari suatu topik, luangkan waktu untuk mengulangnya pada hari berikutnya. Kemudian, tinjau kembali beberapa hari setelahnya dan lanjutkan sesuai kebutuhan.
Cara lain yang bisa dicoba adalah membuat ringkasan singkat berisi konsep utama, rumus, tanggal penting, atau istilah yang sering tertukar. Gunakan ringkasan tersebut untuk menguji ingatan, bukan sekadar membacanya secara pasif.
Apabila suatu materi belum dipahami, jangan terburu-buru menghafal. Cari penjelasan dari buku lain, video pembelajaran tepercaya, guru, atau teman yang menguasainya. Terkadang, penjelasan dengan contoh berbeda membuat konsep lebih mudah dimengerti.
Menunda tugas hingga mendekati tenggat waktu dapat membuat kegiatan belajar terasa lebih menekan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir