Keboncinta.com — PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) akhirnya memberikan tanggapan resmi menyusul ramainya keluhan dari para nasabah di media sosial terkait kesulitan bertransaksi hingga menarik uang tunai dalam beberapa waktu terakhir.
Direktur Kepatuhan BABP, Tiolina Tumanggor, menyatakan bahwa perseroan saat ini tengah fokus melakukan proses pemulihan (recovery) serta mitigasi secara menyeluruh agar seluruh layanan digital dapat kembali beroperasi normal.
"Perseroan mengklarifikasi bahwa saat ini dalam proses pemulihan terhadap layanan transaksi digital Perseroan yang masih terus berlangsung," ujar Tiolina melalui keterbukaan informasi pada Rabu (4/11/2026).
Meski layanan digital mengalami kendala, manajemen memastikan bahwa operasional bank tetap berjalan, meski dengan beberapa keterbatasan akibat lonjakan antrean.
Baca Juga: OJK Catat 34 Ribu Investor Reksa Dana Syariah di Ciayumajakuning, Total Aset Capai Rp378 Miliar
Merespons keluhan nasabah yang viral di media sosial, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) langsung mengambil langkah turun tangan dengan melakukan pemantauan khusus terhadap operasional Bank MNC. OJK saat ini tengah mendalami kondisi internal bank guna memastikan manajemen mampu menangani dan menyelesaikan persoalan teknis tersebut dengan baik.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi (yang akrab disapa Kiki), menjelaskan bahwa pengawasan yang dilakukan OJK bersifat berkelanjutan dan berbasis risiko, termasuk mengevaluasi stabilitas Bank MNC sekaligus memantau kondisi industri perbankan secara umum untuk menjaga kepercayaan publik.
Pihak OJK juga mengimbau kepada seluruh nasabah dan masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi simpang siur yang belum terverifikasi kebenarannya di media sosial. Nasabah diminta untuk senantiasa merujuk pada saluran komunikasi resmi bank demi memperoleh informasi yang akurat terkait perkembangan pemulihan sistem.
"Tentunya menggunakan saluran komunikasi resmi bank, itu tolong dilihat dari situ, juga untuk memperoleh informasi terkini mengenai layanan dan penyelesaian terhadap kendala transaksi yang dimaksud. Jadi itu saja kami mengimbau supaya masyarakat tetap tenang dan tidak termakan pada isu-isu atau informasi yang belum jelas," ungkap Kiki dalam konferensi pers KSSK di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir