Keboncinta.com — Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang dapat menghadapi berbagai bentuk kejahatan, seperti tipu daya, hasad, ancaman, hingga tindakan zalim. Islam mengajarkan umatnya untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari segala keburukan.
Doa memohon perlindungan dari kejahatan orang yang berniat buruk merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus wujud tawakal. Namun, doa juga harus disertai usaha nyata, seperti berhati-hati dalam pergaulan, menjaga keamanan, dan mengambil langkah tepat ketika menghadapi ancaman.
Berikut lima doa yang dapat diamalkan berdasarkan Al-Qur'an dan hadis.
Doa ini diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy'ari. Rasulullah SAW membacanya ketika merasa khawatir terhadap suatu kaum.
Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَجْعَلُكَ فِي نُحُورِهِمْ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شُرُورِهِمْ
Latin:
Allāhumma innā naj‘aluka fī nuḥūrihim, wa na‘ūdzu bika min syurūrihim.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya kami menjadikan Engkau sebagai pelindung dalam menghadapi mereka dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan mereka.”
Doa ini diriwayatkan dalam HR Abu Dawud dan An-Nasa'i dengan sanad sahih. Doa tersebut relevan dibaca ketika menghadapi ancaman atau kekhawatiran terhadap niat buruk seseorang.
Baca Juga: 5 Doa Menghadapi Atasan yang Keras agar Hati Tetap Tenang dan Sabar
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ
Latin:
Allāhumma innī a‘ūdzu bika an aḍilla aw uḍalla, aw azilla aw uzalla, aw aẓlima aw uẓlama, aw ajhala aw yujhala ‘alayya.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, menzalimi atau dizalimi, serta berbuat bodoh atau diperlakukan dengan kebodohan.”
Doa ini diriwayatkan dalam HR Abu Dawud dan Tirmidzi. Kandungannya mengajarkan seorang Muslim agar tidak menjadi pelaku kezaliman sekaligus memohon perlindungan agar tidak menjadi korbannya.
Arab:
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Latin:
Ḥasbunallāhu wa ni‘mal-wakīl.
Artinya:
“Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.”
Kalimat ini terdapat dalam QS. Ali 'Imran ayat 173. Ayat tersebut menggambarkan keteguhan orang-orang beriman ketika menghadapi ancaman. Mereka tetap bertawakal kepada Allah sehingga keimanan mereka semakin kuat.
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ
Latin:
Allāhumma innī a‘ūdzu bika min syarri nafsī wa min syarrisy-syaiṭāni wa syirkih.
Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku dan dari kejahatan setan serta tipu dayanya.”
Doa ini mengingatkan bahwa sumber keburukan tidak hanya berasal dari orang lain, tetapi juga dapat muncul dari hawa nafsu dan godaan setan. Karena itu, perlindungan Allah perlu dimohonkan agar seseorang mampu menjaga diri dan tidak membalas keburukan dengan keburukan.
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin:
Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma‘asmihi syai’un fil-arḍi wa lā fis-samā’i wa huwas-samī‘ul-‘alīm.
Artinya:
“Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakan di bumi maupun di langit. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa ini diriwayatkan dari Utsman bin Affan dalam HR Abu Dawud dan Tirmidzi. Rasulullah SAW mengajarkan untuk membacanya tiga kali pada pagi dan petang sebagai zikir perlindungan.
Beberapa waktu yang dapat dimanfaatkan untuk memanjatkan doa perlindungan antara lain:
Baca Juga: Doa agar Dijauhkan dari Penyakit dan Diberi Kesehatan Jasmani serta Rohani
Membaca doa perlindungan mengajarkan seorang Muslim untuk tidak menggantungkan keselamatan hanya kepada kemampuan dirinya. Doa juga membantu menumbuhkan ketenangan, memperkuat tawakal, dan mengendalikan emosi ketika menghadapi orang yang berniat buruk.
Meski demikian, doa bukan alasan untuk mengabaikan keselamatan. Jika menghadapi ancaman nyata, seseorang perlu mencari bantuan keluarga, pihak berwenang, atau lembaga terkait. Islam mengajarkan tawakal sekaligus ikhtiar untuk menghindari bahaya.
1.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir