KebonCinta.com - Pekerjaan yang mengharuskan seseorang berhadapan dengan laptop selama berjam-jam sering kali membuat aktivitas fisik terabaikan. Kesibukan menyelesaikan tugas, menghadiri rapat daring, hingga mengejar tenggat waktu membuat banyak pekerja tidak menyadari bahwa mereka hampir sepanjang hari berada dalam posisi duduk.
Sekilas, kebiasaan tersebut mungkin terasa biasa. Namun, jika dilakukan terus-menerus tanpa diselingi aktivitas fisik, duduk terlalu lama dapat memberikan dampak kurang baik bagi tubuh.
Murray Hewlett, CEO Affinity Health, menjelaskan bahwa kebiasaan duduk dalam waktu panjang berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan. Beberapa di antaranya adalah obesitas, diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, serta gangguan pada otot dan tubuh.
Karena itu, menjaga kesehatan di tempat kerja tidak cukup hanya dengan memperhatikan beban pekerjaan. Kamu juga perlu memberikan kesempatan kepada tubuh untuk bergerak dan beristirahat.
Berikut lima kebiasaan yang bisa diterapkan untuk mengurangi dampak negatif terlalu lama duduk saat bekerja.
Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga tubuh tetap aktif adalah menyelingi waktu duduk dengan gerakan ringan.
American Heart Association menyarankan agar seseorang tidak duduk lebih dari 30 menit secara terus-menerus. Artinya, kamu bisa menjadikan jeda tersebut sebagai pengingat untuk berdiri atau berjalan sebentar.
Tidak perlu melakukan aktivitas berat. Berjalan mengambil air minum, mendatangi meja rekan kerja, atau melakukan peregangan singkat sudah bisa menjadi pilihan.
Kamu juga dapat membiasakan diri bergerak sekitar lima menit setiap jam. Kebiasaan kecil ini membantu mengurangi waktu tidak aktif sekaligus memberikan kesempatan bagi otot untuk kembali bergerak.
Posisi duduk yang kurang tepat dapat membuat punggung, leher, dan bahu terasa tegang. Apalagi jika kamu terbiasa menundukkan kepala, membungkuk, atau terlalu dekat dengan layar laptop.
Untuk mengatasinya, atur posisi layar agar sejajar dengan pandangan mata. Pastikan kaki menapak rata di lantai, lutut membentuk sudut sekitar 90 derajat, dan bahu tidak terangkat atau tegang.
Posisi pergelangan tangan juga perlu diperhatikan ketika mengetik. Usahakan tetap dalam posisi netral agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan.
Jika tersedia, gunakan kursi ergonomis yang mampu menopang bagian bawah punggung. Bantalan lumbar atau handuk yang digulung juga dapat dimanfaatkan sebagai penyangga tambahan.
Kesibukan sering membuat seseorang lupa memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Padahal, kurang minum dapat memicu sakit kepala dan memengaruhi kemampuan berkonsentrasi.
Agar lebih mudah membangun kebiasaan tersebut, letakkan botol air minum di tempat yang terlihat dan mudah dijangkau. Dengan begitu, kamu memiliki pengingat sederhana untuk minum secara berkala.
Tidak perlu menunggu sampai merasa sangat haus. Biasakan memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari sesuai kondisi tubuh dan aktivitas.
Jika kurang menyukai air putih, kamu dapat menambahkan potongan buah untuk memberikan rasa segar. Teh herbal tanpa tambahan gula berlebihan juga bisa menjadi alternatif.
Tidak semua aktivitas fisik harus dilakukan di pusat kebugaran.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir