Berita
Hilmi An Naufal

Tubuh Manusia Dihuni Triliunan Mikroba, Jumlahnya Bahkan Bisa Melampaui Sel Kita

Tubuh Manusia Dihuni Triliunan Mikroba, Jumlahnya Bahkan Bisa Melampaui Sel Kita

17 Agustus 2026 | 15:16

Keboncinta.com – Tubuh manusia ternyata bukan hanya terdiri dari sel-sel manusia. Di dalam dan di permukaan tubuh terdapat komunitas mikroorganisme yang jumlahnya mencapai puluhan triliun.

Perkiraan ilmiah yang banyak digunakan saat ini menunjukkan bahwa tubuh manusia dewasa memiliki sekitar 30 triliun sel manusia dan sekitar 38 triliun sel bakteri. Artinya, jika dihitung berdasarkan jumlah sel manusia dan bakteri, sel bakteri memang sedikit lebih banyak.

Namun, fakta tersebut tidak berarti bahwa lebih dari separuh berat tubuh manusia terdiri dari mikroorganisme. Perbandingan tersebut hanya berkaitan dengan jumlah sel, bukan massa tubuh.

Bukan Lagi Perbandingan 10 Banding 1

Selama bertahun-tahun, muncul anggapan bahwa jumlah bakteri dalam tubuh manusia mencapai 10 kali lebih banyak dibandingkan sel manusia.

Angka tersebut ternyata merupakan perkiraan lama yang kemudian diperbarui melalui penelitian yang menggunakan data lebih rinci mengenai jumlah sel manusia dan bakteri.

Penelitian yang diterbitkan di PLOS Biology memperkirakan sekitar 3,8 × 10¹³ atau 38 triliun bakteri pada manusia dewasa dengan berat sekitar 70 kilogram. Sementara jumlah sel manusia diperkirakan sekitar 3,0 × 10¹³ atau 30 triliun. Hasil tersebut menunjukkan perbandingan yang jauh lebih dekat, yakni sekitar 1,3 bakteri untuk setiap satu sel manusia.

Di Mana Mikroorganisme Itu Berada?

Sebagian besar mikroorganisme yang hidup bersama manusia berada di saluran pencernaan, terutama usus.

Selain itu, mikroorganisme juga dapat ditemukan pada kulit, rongga mulut, dan berbagai bagian tubuh lainnya. Komunitas mikroorganisme yang hidup di dalam dan pada tubuh manusia dikenal sebagai mikrobiota, sedangkan istilah mikrobioma juga mencakup materi genetik serta lingkungan yang berkaitan dengan komunitas tersebut.

Jumlah dan jenis mikroorganisme tidak selalu sama pada setiap orang. Komposisinya dapat berubah seiring usia, pola hidup, lingkungan, penggunaan obat tertentu, serta berbagai faktor lainnya.

Tidak Semua Mikroba Merugikan

Mendengar bahwa tubuh manusia dihuni puluhan triliun mikroorganisme mungkin terdengar mengkhawatirkan. Padahal, tidak semua mikroorganisme merupakan penyebab penyakit.

Banyak mikroorganisme yang hidup secara normal di dalam tubuh dan memiliki hubungan dengan berbagai fungsi biologis. Komunitas mikroba, terutama di saluran pencernaan, berperan dalam berbagai proses yang berkaitan dengan tubuh manusia.

Karena itu, keberadaan mikroorganisme tidak bisa dipandang hanya sebagai sesuatu yang harus dibasmi. Keseimbangan komunitas mikroba justru menjadi salah satu bagian penting dalam memahami kesehatan manusia.

Jadi, Apakah Manusia Lebih Banyak Mikroba daripada Sel Manusia?

Jika yang dibandingkan adalah jumlah sel bakteri dengan jumlah sel manusia, jawabannya bisa iya. Perkiraan sekitar 38 triliun bakteri dibandingkan sekitar 30 triliun sel manusia membuat bakteri sedikit lebih banyak secara jumlah.

Tetapi kalimat bahwa “lebih dari separuh tubuh manusia bukan manusia” perlu dipahami dengan hati-hati. Perbandingan tersebut tidak menunjukkan bahwa sebagian besar tubuh berdasarkan berat atau volume merupakan bakteri.

Fakta yang lebih tepat adalah bahwa tubuh manusia merupakan sebuah ekosistem yang dihuni oleh triliunan mikroorganisme. Manusia dan mikroorganisme tersebut hidup dalam hubungan yang sangat kompleks.

Penemuan mengenai jumlah sel mikroba juga memperlihatkan bahwa tubuh manusia jauh lebih kompleks daripada yang terlihat dari luar. Di balik tubuh yang tampak sebagai satu organisme, terdapat komunitas mikroorganisme dalam jumlah sangat besar yang ikut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia.

Tags:
Sains

Komentar Pengguna