SURABAYA — Universitas Negeri Surabaya bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Pembelajaran untuk Program Sekolah Nasional Terintegrasi tahun ajaran 2026/2027.
Tenaga yang terpilih akan mendampingi proses pembelajaran siswa jenjang SMP dan SMA. Penempatan awal program berada di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, serta Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Lokasi penugasan masih dapat bertambah mengikuti kebutuhan program. 8search1
Masa pendaftaran berlangsung pada 24–31 Juli 2026. Berdasarkan jadwal tersebut, pendaftaran telah ditutup pada Jumat, 31 Juli 2026.
Rekrutmen Tenaga Pendamping Pembelajaran tidak terbuka untuk seluruh lulusan pendidikan secara umum.
Pelamar harus memenuhi salah satu dari dua kualifikasi utama. Pertama, lulusan Pendidikan Profesi Guru Prajabatan atau PPG Calon Guru yang terdaftar dalam pangkalan data Kemendikdasmen.
Kedua, guru yang telah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan atau Dapodik dan memiliki sertifikat pendidik yang tercatat dalam pangkalan data kementerian.
Program ini diharapkan dapat menghadirkan tenaga pendidik yang mampu membantu sekolah meningkatkan kualitas pembelajaran, mendampingi guru, serta mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi.
Pelamar harus merupakan warga negara Indonesia dan berusia maksimal 32 tahun per 1 Juli 2026.
Calon pendamping juga harus memiliki pendidikan sesuai bidang yang dibutuhkan dengan IPK minimal 3,25 dari skala 4,00.
Selain persyaratan akademik, pelamar harus memenuhi ketentuan berikut:
Tidak pernah dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari instansi pemerintah maupun swasta.
Tidak berstatus sebagai ASN, PPPK, calon ASN, atau anggota TNI dan Polri.
Tidak menjadi anggota maupun pengurus partai politik.
Bersedia ditempatkan di seluruh lokasi Program SNT.
Sehat jasmani dan rohani.
Bebas dari penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.
Memiliki kemampuan menggunakan teknologi dalam pembelajaran.
Mampu berkomunikasi dan mengelola kelas dengan baik.
Memiliki kemampuan Bahasa Inggris aktif secara lisan dan tulisan.
Pengalaman mengajar di Satuan Pendidikan Kerja Sama menjadi salah satu nilai tambah dalam proses seleksi.
Rekrutmen dibuka untuk sejumlah bidang studi yang digunakan dalam pembelajaran siswa SMP dan SMA.
Bidang yang dibutuhkan meliputi:
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
Bimbingan dan Konseling.
Pendidikan Pancasila.
Bahasa Indonesia.
Matematika.
IPA, termasuk Biologi, Kimia, dan Fisika.
IPS, termasuk Sosiologi, Ekonomi, Geografi, dan Sejarah.
Bahasa Inggris.
Seni, Budaya, dan Prakarya.
Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Pendidikan Agama Islam.
Pendidikan agama lainnya.
Pelamar perlu memilih formasi yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan, sertifikat PPG, atau sertifikat pendidik yang dimiliki.
Tenaga Pendamping Pembelajaran tidak hanya bertugas menyampaikan materi di dalam kelas.
Pendamping yang terpilih harus menyusun dokumen perencanaan pembelajaran serta mengembangkan perangkat seperti modul ajar, RPP, bahan ajar, dan media pembelajaran.
Mereka juga bertugas mendampingi proses belajar siswa SMP dan SMA, menyusun penilaian hasil belajar, melaksanakan tugas tambahan sesuai kebutuhan program, serta membuat laporan pendampingan secara berkala. 8search1
Kemampuan menggunakan teknologi menjadi salah satu kompetensi penting karena pembelajaran dalam Program SNT diarahkan agar lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan pendidikan.
Proses seleksi dimulai dengan pemeriksaan administrasi. Tim seleksi akan memeriksa kelengkapan dan kesesuaian dokumen dengan persyaratan formasi.
Peserta yang lolos administrasi mengikuti tes kemampuan mengajar melalui video microteaching berdurasi sekitar 15 menit.
Video tersebut digunakan untuk menilai kemampuan peserta dalam menyusun pembelajaran, menyampaikan materi, mengelola kelas, dan menggunakan media pembelajaran.
Tahap selanjutnya adalah wawancara untuk menggali motivasi, kesiapan ditempatkan, kemampuan beradaptasi, serta komitmen peserta terhadap pelaksanaan program.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa, proses rekrutmen berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos dijadwalkan mengikuti orientasi awal pada 5 Agustus 2026. Setelah menyelesaikan orientasi, Tenaga Pendamping Pembelajaran mulai menjalankan tugas pada 10 Agustus 2026.
Program ini menjadi kesempatan bagi lulusan PPG dan guru bersertifikat untuk memperoleh pengalaman mengajar di wilayah berbeda sekaligus berkontribusi dalam pemerataan kualitas pendidikan.
Penempatan di Tidore dan Kupang juga menuntut calon peserta memiliki kemampuan beradaptasi, bekerja sama dengan warga sekolah, serta memahami kondisi sosial dan pendidikan di lokasi penugasan.
Pelamar yang telah mengikuti seleksi disarankan memantau informasi hasil rekrutmen melalui kanal resmi Unesa dan penyelenggara program. Peserta juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan panitia dan meminta pembayaran di luar ketentuan resmi.
Sumber informasi: Kompas.com dan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya.