KebonCinta.com - Kesempatan berkarier di dunia akademik kembali terbuka. Universitas Brawijaya (UB) membuka rekrutmen dosen tetap non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan calon dosen yang sedang menempuh pendidikan doktor atau on going S3 untuk tahun 2026.
Sebanyak 168 formasi disediakan dalam penerimaan kali ini. Pendaftaran telah dibuka sejak 4 November dan akan berlangsung hingga 15 November 2026.
Informasi tersebut tertuang dalam Pengumuman Rektor UB Nomor 04788/DST/UN10/B/KP/2026 tentang Penerimaan Calon Dosen Tetap Non-PNS dan Calon Dosen On Going S3 di lingkungan Universitas Brawijaya Tahun 2026.
"Dalam rangka memenuhi kebutuhan Calon Dosen Tetap Non-PNS di lingkungan Universitas Brawijaya (UB), maka bersama ini kami umumkan bahwa pada Tahun 2026 UB akan melaksanakan penerimaan Calon Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (CDT Non-PNS) dan Calon Dosen On Going S3 sesuai Pengumuman Rektor UB Nomor 04788/DST/UN10/B/KP/2026 tentang Penerimaan Calon Dosen Tetap Non Pegawai Negeri Sipil (CDT Non-PNS) dan Calon Dosen On Going S3 di Lingkungan Universitas Brawijaya Tahun 2026," demikian keterangan yang dikutip dari situs Kepegawaian UB, Kamis (5/11/2026).
Dalam rekrutmen tahun ini, UB membuka empat kategori formasi dengan kualifikasi pendidikan yang berbeda. Berikut rinciannya:
Khusus untuk kategori calon dosen on going S3, terdapat ketentuan pengangkatan tersendiri. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi akan diangkat sebagai calon dosen tetap setelah menyelesaikan pendidikan doktor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Artinya, kesempatan ini tidak hanya terbuka bagi lulusan S-3, tetapi juga bagi lulusan S-2 yang sedang melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi penerimaan pegawai Universitas Brawijaya di https://penerimaan-pegawai.ub.ac.id.
Calon pelamar dapat mengakses laman tersebut mulai 4 hingga 15 November 2026. Selanjutnya, pelamar perlu mengikuti petunjuk pengisian formulir pendaftaran dan mengunggah seluruh dokumen lamaran beserta berkas pendukung yang dipersyaratkan.
UB juga menetapkan bahwa setiap pelamar hanya diperbolehkan memilih satu formasi. Setelah berhasil melakukan pendaftaran secara online, berkas yang masuk akan diperiksa oleh panitia melalui tahapan seleksi administrasi.
Karena itu, calon peserta perlu memastikan seluruh dokumen telah lengkap dan sesuai dengan persyaratan sebelum mengirimkan lamaran.
Proses penerimaan dosen UB 2026 terdiri atas tiga tahapan seleksi yang harus diperhatikan pelamar, yaitu:
Ketiga tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penyaringan untuk mendapatkan calon dosen yang memenuhi kualifikasi dan kebutuhan Universitas Brawijaya.
Adapun rincian jumlah kebutuhan pada setiap program studi, persyaratan khusus, serta pembagian formasi dapat diperiksa melalui dokumen lampiran resmi penerimaan dosen UB 2026.
Bagi masyarakat yang berminat membangun karier sebagai dosen di Universitas Brawijaya, kesempatan ini patut dimanfaatkan. Pastikan kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi yang dipilih dan seluruh dokumen telah dipersiapkan sebelum pendaftaran ditutup pada 15 November 2026.***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir