Keboncinta.com-- Memilih Vespa matic bekas sering kali bukan perkara mencari kendaraan yang sekadar bisa digunakan. Desain, karakter berkendara, kenyamanan, hingga kesan yang muncul saat mengendarainya ikut menjadi pertimbangan.
Perbedaan tersebut membuat pilihan tidak bisa ditentukan hanya dari mana yang terlihat lebih mahal atau lebih populer.
Lantas, jika keduanya dibeli dalam kondisi bekas, mana yang lebih menarik?
1. Primavera untuk Penggemar Gaya Klasik dan Elegan
Vespa Primavera memiliki desain yang cenderung lembut. Bentuk bodinya membulat, penggunaan aksen krom cukup kuat, dan lampu depannya berbentuk bulat. Karakter seperti ini membuat Primavera terasa cocok untuk pengendara yang menyukai tampilan timeless dan tidak terlalu agresif.
2. Sprint untuk Tampilan yang Lebih Sporty
Jika selera lebih condong pada gaya tegas, Sprint memiliki daya tarik tersendiri. Ciri paling mudah dikenali adalah lampu depan berbentuk persegi panjang yang memberikan kesan lebih modern dan berani. Vespa juga menempatkan Sprint sebagai model yang sporty, dinamis, dan lincah untuk penggunaan di perkotaan.
Karakter tersebut membuat Sprint sering terasa lebih cocok bagi pengendara yang ingin Vespa dengan tampilan anak muda.
3. Bagaimana dengan Harga Bekasnya?
Untuk pasar seken, harga Primavera dan Sprint sangat bergantung pada tahun produksi, kondisi, varian, serta riwayat perawatan. Sebagai gambaran, pantauan pasar pada 2026 menunjukkan Primavera 2018–2022 berada sekitar Rp40 juta–Rp49 juta, sedangkan Sprint 2018–2022 sekitar Rp42 juta–Rp52 juta. Harga unit tertentu tentu bisa berbeda karena kondisi dan kelengkapan kendaraan.
Pada akhirnya, Primavera dan Sprint sama-sama menarik, tetapi menawarkan karakter yang berbeda. Primavera lebih pas bagi yang menyukai kesan klasik, kalem, dan elegan, sedangkan Sprint bisa dipilih jika ingin tampilan yang lebih sporty dan berani.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir