Sains
Hilmi An Naufal

Vietnam Jadi Negara Ke-78 Penandatangan Artemis Accords, Perkuat Kerja Sama Antariksa

Vietnam Jadi Negara Ke-78 Penandatangan Artemis Accords, Perkuat Kerja Sama Antariksa

29 Oktober 2026 | 22:23

KebonCinta.com — Vietnam menjadi negara ke-78 yang menandatangani Artemis Accords, kerangka prinsip untuk eksplorasi antariksa yang damai, transparan, dan bertanggung jawab. Perkembangan tersebut diumumkan NASA pada 28 Oktober 2026.

Menteri Sains dan Teknologi Vietnam Vũ Hải Quân menandatangani dokumen atas nama negaranya dalam Vietnam International Digital Week di Ha Long. Duta Besar Amerika Serikat untuk Vietnam Jennifer Wicks turut menghadiri kegiatan tersebut.

PERLUAS HUBUNGAN DI BIDANG ANTARIKSA

Baca Juga: 7 Tipe Perempuan yang Tidak Mudah Jatuh Hati, Nomor 7 Paling Paham Harga Diri 

Wakil Administrator NASA Matt Anderson menyampaikan sambutan melalui rekaman untuk acara penandatanganan. Ia menyoroti hubungan NASA dengan Vietnam National Space Center dalam inovasi satelit, penelitian penggunaan lahan, dan pengamatan Bumi berbasis radar.

NASA juga menyebut kerja sama dengan Vietnamese-German University pada tahun ini untuk mendukung misi Soil Moisture Active Passive atau SMAP. Misi tersebut mengukur air pada lapisan permukaan tanah di berbagai wilayah dunia.

Vietnam mengembangkan kemampuan satelit domestik melalui program LOTUSat. Dalam keterangan NASA, pengembangannya berfokus pada pengamatan Bumi, pemantauan cuaca, dan respons terhadap bencana.

APA YANG DIATUR ARTEMIS ACCORDS?

Sebagai latar, Artemis Accords dibentuk pada 2020 oleh NASA, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, dan tujuh negara pendiri lainnya. Kerangka ini menyediakan prinsip bersama untuk kegiatan sipil di Bulan, Mars, dan tujuan antariksa lainnya.

Salah satu prinsip utamanya adalah penggunaan antariksa untuk tujuan damai. Negara peserta juga berkomitmen menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan rencana eksplorasinya agar kegiatan dapat dipahami oleh pihak lain.

Kerangka tersebut menekankan kesesuaian sistem atau interoperabilitas untuk mendukung keselamatan operasi. Peserta didorong menggunakan standar yang sudah tersedia, mengembangkan standar bila dibutuhkan, dan mengikuti standar yang disepakati.

DATA ILMIAH DAN BANTUAN DARURAT

Prinsip bantuan darurat mengarahkan peserta untuk membantu astronaut yang mengalami kesulitan. Pendaftaran objek antariksa juga ditekankan karena informasi mengenai objek membantu konsultasi dan koordinasi kegiatan.

Dalam bidang penelitian, negara penandatangan berkomitmen membagikan data ilmiah secara terbuka. Hasil penelitian diharapkan dapat diakses publik sehingga manfaat penjelajahan tidak terbatas pada tim atau negara yang menjalankan misi.

Pelestarian warisan antariksa menjadi unsur lainnya, termasuk lokasi dan benda yang mempunyai nilai sejarah. Koordinasi kegiatan juga diperlukan agar operasi suatu pihak tidak menimbulkan gangguan yang merugikan pihak lain.

KOMITMEN YANG MEMERLUKAN TINDAK LANJUT

Penandatanganan Vietnam memperluas kelompok negara yang menyatakan kesamaan prinsip dalam eksplorasi. NASA menempatkannya sebagai dasar untuk mengembangkan peluang kerja sama berikutnya.

Ruang tindak lanjut yang disebut dalam pengumuman berkaitan dengan kemampuan satelit, penelitian, dan pengamatan Bumi. Bidang tersebut menghubungkan pengembangan teknologi antariksa dengan kebutuhan pemantauan lingkungan serta penanganan bencana di permukaan Bumi.

NASA menyatakan akan terus bekerja dengan para penandatangan untuk mendukung kegiatan antariksa yang aman dan berkelanjutan. Pengumuman terbaru berfokus pada bergabungnya Vietnam dalam kerangka prinsip tersebut.

Tags:
Vietnam Artemis Accords NASA kerja sama antariksa eksplorasi Bulan satelit Vietnam LOTUSat sains internasional

Komentar Pengguna