Bisnis
Rahman Abdullah

Viral di Ciwaringin, Restoran Bakso Modern Ini Ternyata Unit Usaha Pesantren, Yuk Disimak!

Viral di Ciwaringin, Restoran Bakso Modern Ini Ternyata Unit Usaha Pesantren, Yuk Disimak!

01 Juni 2026 | 16:47

Keboncinta.com-- Ketika mendengar istilah warung bakso, sebagian orang mungkin membayangkan tempat makan sederhana dengan fasilitas seadanya. Namun pengalaman berbeda akan dirasakan ketika mengunjungi HUBASO yang berada di kawasan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Mengusung konsep restoran modern dengan tata ruang yang nyaman dan desain interior yang menarik, HUBASO berhasil menghadirkan suasana kuliner yang jauh dari kesan warung bakso tradisional. Di balik tampilannya yang kekinian, ternyata tersimpan misi besar yang berkaitan dengan pendidikan dan pemberdayaan generasi muda.

Tak hanya menjadi tempat menikmati hidangan bakso, HUBASO juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan bagi santri dan alumni pesantren.

Baca Juga: Bakso Rp10 Ribuan Rasa Sultan? HUBASO Ciwaringin Jadi Kuliner Favorit Baru di Cirebon

Berada di Depan Pesantren, Tapi Tampil Layaknya Restoran Profesional

HUBASO berlokasi tepat di depan kompleks Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Begitu memasuki area restoran, pengunjung akan disambut dengan suasana yang bersih, tertata rapi, dan nyaman.

Meja serta kursi yang tersusun modern menciptakan kesan profesional yang membuat banyak orang mengira restoran ini dimiliki oleh pelaku usaha kuliner berpengalaman.

Padahal, HUBASO merupakan salah satu unit usaha yang dikembangkan oleh Pesantren Wirausaha Kebon Cinta sebagai bagian dari program pendidikan berbasis praktik.

Baca Juga: Gaji ke-13 ASN 2026 Mulai Cair Juni Ini? Simak Jadwal, Komponen, dan Besaran yang Akan Diterima

Menjadi Laboratorium Bisnis bagi Santri dan Alumni

Di balik kesibukan melayani pelanggan setiap hari, HUBASO memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat makan.

Adlin, salah satu petugas parkir yang juga alumni Madrasah Aliyah Kebon Cinta, menjelaskan bahwa restoran tersebut menjadi wadah pembelajaran nyata bagi para lulusan pesantren.

Melalui program yang dikembangkan pesantren, alumni memiliki kesempatan untuk bekerja sambil memperdalam ilmu kewirausahaan serta melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pengalaman tersebut membantu para alumni memahami dunia kerja secara langsung, mulai dari kedisiplinan, pelayanan pelanggan, hingga pengelolaan usaha.

Baca Juga: Kondisi Rumah Bisa Bikin Gagal KIP Kuliah 2026? Banyak Pendaftar Baru Ternyata Belum Menyadarinya

Alumni Didorong Kuliah Sambil Mengembangkan Karier

Menurut Abai, salah satu pramusaji HUBASO, alumni Madrasah Aliyah Kebon Cinta diberikan peluang untuk bergabung dalam berbagai unit usaha pesantren.

Syarat utamanya bukan hanya kemampuan bekerja, tetapi juga kemauan untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sementara itu, masyarakat umum yang ingin bergabung tetap harus melalui proses seleksi sebagaimana rekrutmen perusahaan pada umumnya.

Ririn, pramusaji lainnya, menilai sistem pendidikan yang diterapkan di Kebon Cinta memberikan kesempatan bagi santri untuk belajar mandiri sejak usia muda. Selain mendapatkan pendidikan formal dan agama, mereka juga memperoleh pengalaman praktis yang sangat dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Gaji ke-13 Pensiunan PNS Belum Cair per 2 Juni 2026? Jangan Panik, Ini 3 Hal Penting yang Wajib Dicek

Mengajarkan Kemandirian Melalui Dunia Kuliner

Konsep yang diterapkan HUBASO menunjukkan bahwa sebuah usaha kuliner dapat memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar menghasilkan keuntungan.

Melalui aktivitas restoran, para santri dan alumni belajar berbagai keterampilan penting, seperti pelayanan konsumen, manajemen operasional, komunikasi, kerja tim, hingga pengelolaan bisnis.

Model pendidikan berbasis praktik seperti ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini yang menuntut pengalaman nyata dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

Karena itulah HUBASO tidak hanya dikenal sebagai restoran bakso modern di Cirebon, tetapi juga menjadi simbol pendidikan kewirausahaan yang memadukan pembelajaran, kemandirian, dan pengalaman kerja dalam satu ekosistem yang saling mendukung.***

Tags:
Kebon Cinta Pondok Pesantren Wirausaha Santri Hubaso Bakso terenak

Komentar Pengguna