KEBONCINTA.COM — Sebanyak 378 siswa dari 27 kabupaten dan kota mengikuti Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam atau Pentas PAI jenjang SMP tingkat Provinsi Jawa Barat. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 25–26 September 2026 di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipublikasikan pada Jumat, 25 September 2026, kegiatan tersebut juga melibatkan 216 pembina dan 42 juri. Kota Bandung menjadi tuan rumah pertemuan pelajar dari berbagai daerah tersebut.
Pentas PAI mengusung tema pengembangan talenta Islam untuk membentuk generasi berkarakter dan berprestasi. Sejumlah bidang yang dilombakan mencakup tilawah Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, kaligrafi, serta cerdas cermat pendidikan agama Islam.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam pernyataan menjelang pelaksanaan kegiatan, menyampaikan bahwa ajang ini bertujuan mengembangkan bakat dan kreativitas peserta didik. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas selama perlombaan.
Menurut Farhan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan mempererat hubungan antara pelajar, pendidik, dan unsur masyarakat keagamaan. Ia berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian dengan kondisi sehat dan nyaman.
Salah satu daerah yang mengirimkan peserta adalah Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 14 siswa dari 12 SMP menjadi delegasi utama daerah tersebut. Mereka tergabung dalam rombongan berjumlah 50 orang bersama guru pembimbing dan pengawas.
Pelepasan kontingen berlangsung di Pendopo Sukabumi pada Jumat, 25 September 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, meminta peserta tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan yang telah diasah selama persiapan.
Sementara itu, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Henda, menilai perlombaan juga dapat menjadi bahan evaluasi pembelajaran agama di sekolah. Hasil kegiatan diharapkan membantu pendidik melihat perkembangan kemampuan serta kreativitas siswa.
Bagi peserta, Pentas PAI menjadi ruang untuk menunjukkan hasil belajar di luar kegiatan kelas. Pendampingan guru dan pembina tetap berperan dalam menjaga kesiapan serta semangat mereka selama mengikuti kompetisi.
Hingga penyusunan berita pada Sabtu pagi, 26 September 2026, sumber yang diperiksa belum memuat hasil akhir perlombaan. Penetapan pemenang perlu mengacu pada pengumuman resmi panitia setelah penilaian selesai.