KebonCinta.com-- Kulit kering sering kali membuat permukaan wajah maupun tubuh terasa kasar, bersisik, bahkan gatal. Kondisi ini bisa mengganggu kenyamanan dan membuat kulit terlihat kurang sehat. Meski sering dianggap sebagai masalah ringan, kulit kering perlu mendapat perawatan yang tepat agar kelembapannya tetap terjaga.
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan, mulai dari cuaca, paparan udara ber-AC, kebiasaan mandi dengan air panas, hingga penggunaan produk perawatan yang kurang sesuai. Karena itu, menjaga kulit tetap lembap tidak cukup hanya dengan mengoleskan pelembap sesekali.
Kebiasaan sehari-hari juga berperan penting dalam mempertahankan kelembapan alami kulit. Berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi dan mencegah kulit kering.
Baca Juga: 6 Pertanyaan Jebakan Interview Kerja yang Sering Muncul dan Cara Menjawabnya agar Dilirik HRD
Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kulit tidak kering adalah menggunakan pelembap secara rutin. Waktu yang tepat untuk mengoleskannya adalah setelah mandi, ketika kulit masih sedikit lembap.
Pelembap membantu mempertahankan kadar air pada kulit sekaligus mengurangi penguapan kelembapan. Pilih produk sesuai kebutuhan kulit. Untuk kulit yang sangat kering, krim atau salep pelembap biasanya lebih efektif dibandingkan losion yang teksturnya lebih ringan.
Produk dengan kandungan seperti gliserin, ceramide, atau petrolatum dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kelembapan dan memperkuat lapisan pelindung kulit.
Mandi menggunakan air panas memang terasa nyaman, terutama saat cuaca dingin. Namun, suhu air yang terlalu tinggi dan durasi mandi yang terlalu lama dapat menghilangkan minyak alami yang membantu melindungi kulit.
Akibatnya, kulit lebih mudah kehilangan kelembapan dan terasa kencang setelah mandi. Untuk mengurangi risiko tersebut, gunakan air hangat suam-suam kuku dan batasi waktu mandi sekitar 5–10 menit.
Setelah selesai, keringkan tubuh dengan menepuk-nepuk handuk secara perlahan. Hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat memperparah iritasi.
Tidak semua produk pembersih cocok untuk kulit kering. Sabun dengan pewangi kuat atau bahan pembersih yang terlalu keras berpotensi membuat kulit semakin kering, terutama jika digunakan berulang kali.
Sebaiknya pilih sabun atau pembersih yang lembut, memiliki kandungan pelembap, dan tidak mengandung pewangi jika kulit mudah mengalami iritasi. Gunakan produk secukupnya, terutama pada bagian tubuh yang tidak terlalu kotor.
Jika setelah mandi kulit terasa sangat kesat, tertarik, atau gatal, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa produk pembersih yang digunakan perlu dievaluasi.
Minum air putih secara cukup penting untuk menjaga fungsi tubuh, termasuk mendukung kesehatan kulit. Meski begitu, minum air dalam jumlah berlebihan tidak otomatis membuat kulit menjadi lebih lembap apabila tubuh sebenarnya sudah terhidrasi dengan baik.
Karena itu, penuhi kebutuhan cairan sesuai kondisi tubuh, aktivitas, dan cuaca. Jangan hanya mengandalkan konsumsi air untuk mengatasi kulit kering, sebab perawatan dari luar seperti penggunaan pelembap tetap memiliki peran penting.
Mengombinasikan kebiasaan minum yang cukup dengan perawatan kulit yang sesuai dapat membantu menjaga kondisi kulit secara menyeluruh.
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kulit dan memperburuk masalah kekeringan.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir