News
Hilmi An Naufal

Batam Siapkan Lebih dari 3.000 Agen Perlinsos, Warga Bisa Dibantu Daftar BPNT dan PKH

Batam Siapkan Lebih dari 3.000 Agen Perlinsos, Warga Bisa Dibantu Daftar BPNT dan PKH

05 Oktober 2026 | 06:58

KebonCinta.com — Pemerintah Kota Batam menyiapkan lebih dari 3.000 Agen Perlindungan Sosial atau Perlinsos untuk membantu masyarakat mengikuti pendataan penerima bantuan sosial.

Agen tersebut diharapkan menjadi penghubung bagi masyarakat yang masih mengalami kesulitan melakukan pendaftaran secara mandiri melalui sistem digital.

Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam mencatat sekitar 110 ribu dari total 508 ribu kartu keluarga telah masuk dalam pendataan Perlinsos.

Jumlah itu setara sekitar 22 persen dari seluruh KK di Batam.

Program Perlinsos di Batam sebelumnya dijalankan sebagai proyek percontohan sejak Juli 2026.

Pelaksanaannya kini diperpanjang hingga Desember agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan melakukan pendataan dan verifikasi.

Dua program bantuan yang menjadi sasaran utama pendataan adalah Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT dan Program Keluarga Harapan atau PKH.

Bantuan bagi masyarakat yang dinyatakan memenuhi persyaratan direncanakan mulai disalurkan pada semester pertama 2027.

“Gerakan Peduli Tetangga ini semakin terbuka untuk masyarakat,” ujar Kepala Dinsos PM Batam Zulkifli Aman.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat umum kini dapat mendaftarkan diri menjadi Agen Perlinsos kemudian membantu tetangga yang belum masuk dalam sistem.

Tugas agen relatif sederhana.

Agen dapat menanyakan apakah keluarga di lingkungan sekitar sudah mengikuti pendataan Perlinsos.

Jika belum, agen dapat memberikan edukasi dan membantu proses pendaftaran melalui aplikasi.

Pendekatan tersebut diperlukan karena tidak semua masyarakat terbiasa menggunakan layanan digital.

Ada pula warga yang masih ragu mengikuti pendataan karena khawatir status bantuan yang selama ini diterima justru berubah.

Agen diharapkan dapat memberikan penjelasan bahwa proses pendaftaran merupakan bagian dari pembaruan data.

Penetapan kelayakan penerima tetap mengikuti hasil verifikasi dan kondisi sosial ekonomi keluarga.

Dinsos Batam menyebut status seseorang dalam sistem dapat terlihat sebagai layak maupun tidak layak.

Namun status tersebut masih dapat mengalami perubahan, misalnya apabila terdapat sanggahan atau perubahan kondisi keluarga.

Sebagai contoh, sekitar 19.800 warga di Kecamatan Sagulung telah tercatat dalam Perlinsos.

Sekitar 19 ribu di antaranya mengajukan BPNT.

Dari jumlah tersebut, sekitar 4 ribu dinilai berpotensi menjadi penerima, sedangkan sekitar 14 ribu lainnya pada tahap awal masuk kategori tidak layak.

Masyarakat yang merasa data tidak sesuai tetap memiliki kesempatan mengikuti mekanisme sanggah.

Hal itu menjadi penting karena kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dan data administratif tidak selalu langsung menggambarkan situasi terbaru.

Keberadaan lebih dari 3.000 agen diharapkan membuat proses pendataan semakin dekat dengan lingkungan warga.

Masyarakat yang belum memahami aplikasi tidak harus menghadapi proses tersebut sendirian.

Program ini sekaligus memperlihatkan perubahan mekanisme penyaluran bantuan sosial yang semakin mengandalkan data digital.

Ketepatan informasi menjadi sangat penting agar bantuan dapat diarahkan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Warga Batam yang belum terdaftar disarankan mencari informasi melalui kanal pemerintah daerah maupun Agen Perlinsos resmi di lingkungan masing-masing.

Masyarakat juga perlu berhati-hati apabila ada pihak yang meminta pembayaran untuk menjanjikan kelolosan sebagai penerima bansos karena keputusan tetap ditentukan melalui proses pendataan dan verifikasi pemerintah.

Tags:
bansos Perlinsos BPNT PKH Batam Dinas Sosial Keluarga Bantuan Sosial

Komentar Pengguna