Keboncinta.com-- Ada keputusan yang mudah diterima setelah semuanya selesai. Namun, ada juga pilihan yang terus muncul dalam pikiran meskipun sudah lama berlalu.
Kita mungkin pernah memilih pekerjaan tertentu, meninggalkan sebuah hubungan, mengambil jurusan yang berbeda, atau menolak kesempatan yang kemudian ternyata terlihat begitu menarik.
Setelah waktu berjalan, kita sering membandingkan kehidupan sekarang dengan kemungkinan yang tidak pernah terjadi. “Bagaimana kalau waktu itu aku memilih yang lain?” Pertanyaan sederhana tersebut bisa membuat kita membayangkan kehidupan alternatif yang sebenarnya tidak pernah kita jalani.
Masalahnya, kita sering menilai keputusan masa lalu menggunakan pengetahuan yang baru kita miliki sekarang. Padahal, ketika keputusan itu dibuat, kita berada dalam situasi yang berbeda. Informasi yang tersedia belum tentu sama, pengalaman belum sebanyak sekarang, dan kondisi yang dihadapi pun mungkin jauh lebih rumit.
Lantas, bagaimana cara berdamai dengan pilihan yang sudah diambil? Langkah pertama adalah berhenti menuntut diri sendiri untuk mengetahui masa depan. Saat membuat keputusan, kita hanya bisa menggunakan pertimbangan yang tersedia pada saat itu.
Pilihan yang ternyata tidak menghasilkan sesuatu sesuai harapan bukan berarti kita bodoh atau gagal mengambil keputusan. Bisa jadi, keputusan tersebut memang menjadi bagian dari proses yang membuat kita lebih mengenal diri sendiri.
Dari pekerjaan yang tidak cocok, misalnya, kita dapat memahami lingkungan seperti apa yang sebenarnya kita butuhkan.
Berdamai juga bukan berarti harus menganggap semua keputusan masa lalu sebagai sesuatu yang sempurna.
Kita tetap boleh mengakui bahwa ada pilihan yang mungkin keliru. Bedanya, kita tidak lagi menggunakan kesalahan tersebut untuk terus menyalahkan diri sendiri.
Kesalahan bisa menjadi pengalaman tanpa harus berubah menjadi beban seumur hidup.
Hal lain yang penting adalah memisahkan antara penyesalan dan pelajaran. Penyesalan membuat kita terus melihat ke belakang, sedangkan pelajaran membantu kita membawa pengalaman tersebut ke depan.