Keboncinta.com-- Banyak orang sering bertanya-tanya bagaimana seseorang bisa mengelola begitu banyak pekerjaan sekaligus. Ada orang yang bekerja di satu tempat saja sudah merasa kewalahan, sementara beberapa tokoh dunia mampu memimpin berbagai perusahaan dalam waktu yang bersamaan. Salah satu nama yang sering disebut dalam pembahasan ini adalah Elon Musk, sosok di balik perusahaan besar seperti Tesla, SpaceX, dan Neuralink.
Banyak orang mengira rahasia produktivitasnya hanya terletak pada kerja keras tanpa henti. Padahal jika diperhatikan lebih dalam, cara kerja Musk juga dipengaruhi oleh strategi pengelolaan waktu dan pola berpikir tertentu. Ia dikenal sangat disiplin dalam mengatur aktivitas hariannya, bahkan hingga ke bagian-bagian kecil yang sering dianggap sepele oleh banyak orang.
Salah satu kebiasaan yang sering dibahas adalah cara ia membagi waktu kerja dalam potongan kecil yang sangat terstruktur. Dalam berbagai wawancara, Musk pernah menjelaskan bahwa ia membagi harinya ke dalam slot waktu yang relatif singkat. Metode ini sering disebut sebagai time blocking. Alih-alih membiarkan hari berjalan tanpa arah, setiap aktivitas sudah memiliki tempatnya sendiri dalam jadwal. Dengan cara ini, waktu terasa lebih terkendali dan pekerjaan bisa diselesaikan tanpa terlalu banyak penundaan.
Kebiasaan lain yang menarik adalah fokus pada hal yang benar-benar penting. Banyak orang menghabiskan waktu untuk berbagai tugas kecil yang sebenarnya tidak terlalu berdampak. Musk dikenal memiliki kecenderungan untuk memprioritaskan masalah yang paling besar terlebih dahulu. Ketika sebuah persoalan dianggap krusial bagi perkembangan perusahaan atau proyek, ia akan mengalokasikan energi dan perhatian penuh pada hal tersebut.
Pendekatan ini sering disebut sebagai first principles thinking, sebuah cara berpikir yang memecah masalah menjadi bagian paling mendasar sebelum mencari solusinya. Alih-alih mengikuti kebiasaan yang sudah ada, ia mencoba memahami inti persoalan dari awal.