Beasiswa
Rahman Abdullah

Kesempatan Emas! LPDP Buka Beasiswa S2 dan S3 2026 ke Inggris, Australia, Prancis, dan Tiongkok

Kesempatan Emas! LPDP Buka Beasiswa S2 dan S3 2026 ke Inggris, Australia, Prancis, dan Tiongkok

07 Juni 2026 | 19:27

Keboncinta.com-- Kabar baik bagi para pencari beasiswa di Indonesia. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka peluang pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Kemitraan (Co-Funding) tahun 2026.

Program ini menawarkan kesempatan melanjutkan studi magister dan doktor di sejumlah kampus ternama dunia maupun dalam negeri dengan dukungan pendanaan dari LPDP dan mitra perguruan tinggi.

Pendaftaran resmi telah dibuka sejak 29 Mei 2026 dan akan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Melalui skema ini, LPDP berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang mampu mengembangkan kompetensi di bidang strategis guna mendukung pembangunan nasional.

Baca Juga: Aturan Baru MPLS 2026 Resmi Ditetapkan, Kemendikdasmen Dorong Kegiatan Orientasi Sekolah yang Lebih Aman, Edukatif, dan Ramah Anak

Empat Program Beasiswa Doktor di Kampus Kelas Dunia

Pada jenjang doktor (S3), LPDP menghadirkan empat program hasil kerja sama dengan universitas ternama di Prancis, Australia, Tiongkok, dan Inggris. Program-program tersebut difokuskan pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta disiplin ilmu yang menjadi prioritas pembangunan Indonesia.

Berikut daftar program doktor yang dibuka:

  • Beasiswa LPDP – Université Paris-Saclay, Prancis
  • Beasiswa LPDP – The University of Sydney, Australia
  • Beasiswa LPDP – Chongqing University, Tiongkok
  • Beasiswa LPDP – Queen's University Belfast, Inggris

Program ini menawarkan studi doktor satu gelar (single degree) dengan masa pendidikan maksimal 48 bulan.

Université Paris-Saclay menyediakan 17 program doktor di bidang sains, teknologi, kesehatan, dan pertanian. Sementara The University of Sydney membuka lima spesialisasi teknik, termasuk Aerospace Engineering dan Computer Science.

Baca Juga: Taspen Beri Peringatan Keras! Penerima Pensiun Ini Berpotensi Wajib Kembalikan Dana yang Sudah Cair

Chongqing University menawarkan sekitar 20 program doktor yang mencakup bidang teknik, sains, hingga manajemen. Adapun Queen's University Belfast fokus pada bidang Pharmacy, Food Science & Technology, serta Chemistry.

Syarat Peserta dan Ketentuan Beasiswa Doktor

Program doktor terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk masyarakat umum, CPNS, PNS, anggota TNI, dan anggota Polri.

Peserta harus telah menyelesaikan pendidikan magister (S2) dan belum pernah menempuh atau menyelesaikan program doktor sebelumnya.

Persyaratan IPK minimal berbeda untuk setiap kampus:

  • Université Paris-Saclay dan The University of Sydney: minimal 3,25
  • Chongqing University dan Queen's University Belfast: minimal 3,00

Batas usia pendaftar juga bervariasi:

  • Maksimal 40 tahun untuk Université Paris-Saclay dan Chongqing University
  • Maksimal 47 tahun untuk The University of Sydney dan Queen's University Belfast

Khusus program di Chongqing University, pendaftaran ditutup lebih cepat pada 22 Juni 2026.

Baca Juga: PIP 2026 Mulai Disalurkan, Nominal Bantuan Pendidikan Berbeda Tiap Jenjang, Siswa SMA dan SMK Bisa Terima Dana Terbesar

Tiga Beasiswa Magister dengan Pilihan Studi Menarik

Selain program doktor, LPDP juga membuka tiga program beasiswa magister yang menawarkan bidang studi unggulan di sektor teknologi, ekonomi, diplomasi, dan perdagangan internasional.

Program tersebut meliputi:

  • Beasiswa LPDP – King's College London Singhasari
  • Beasiswa Kerja Sama Indonesia–Tiongkok di Central South University (CSU)
  • Beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia Pacific

King's College London Singhasari diselenggarakan di Indonesia dengan pilihan program Digital Economies dan Digital Futures.

Central South University di Tiongkok menawarkan program Materials and Chemicals serta Applied Economics – International Economics and Trade. Program ini memiliki keunggulan berupa satu tahun masa magang (internship) yang menjadi bagian dari proses studi.

Sementara Georgetown SFS Asia Pacific menghadirkan program Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA) dengan perkuliahan di Jakarta, Washington DC, dan Doha, Qatar.

Baca Juga: Banyak Keluarga Belum Tahu! Anak Pensiunan yang Sudah Menikah atau Bekerja Bisa Kehilangan Hak Tunjangan

Persyaratan Umum Program Magister

Beasiswa magister terbuka bagi lulusan D4 atau S1 yang belum pernah menyelesaikan pendidikan S2.

Persyaratan umum meliputi:

  • IPK minimal 3,00 skala 4,00
  • Usia maksimal 35 tahun untuk masyarakat umum
  • Usia maksimal 37 tahun untuk CPNS dan PNS

Khusus program Georgetown SFS Asia Pacific, IPK minimal yang dipersyaratkan adalah 3,25 dengan batas usia hingga 42 tahun.

Program Georgetown dan King's College London Singhasari juga menerima pendaftar dari kalangan TNI dan Polri. Namun, program CSU tidak membuka pendaftaran bagi anggota TNI maupun Polri.

Baca Juga: SPMB MAS Kebon Cinta 2026 Dibuka! Sekolah Pesantren Berakreditasi A dengan Program Tahfidz dan Boarding School Jadi Incaran Orang Tua

Peluang Besar Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia

Pembukaan tujuh program beasiswa kemitraan ini menjadi bukti komitmen LPDP dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Selain memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang-bidang strategis, skema co-funding juga memperluas kesempatan belajar di universitas-universitas terbaik dunia.

Bagi masyarakat yang memenuhi syarat, kesempatan ini dapat menjadi langkah besar untuk mengembangkan karier akademik maupun profesional di masa depan. Karena itu, calon pendaftar disarankan segera mempersiapkan seluruh dokumen dan melengkapi persyaratan sebelum masa pendaftaran berakhir pada 30 Juni 2026.***

Tags:
beasiswa lpdp

Komentar Pengguna