Parenting
Rahman Abdullah

Bukan Dipaksa, Ini 6 Cara Membuat Anak Senang Membaca Buku Sejak Kecil

Bukan Dipaksa, Ini 6 Cara Membuat Anak Senang Membaca Buku Sejak Kecil

01 Oktober 2026 | 19:30

Keboncinta.com-- Membiasakan anak dekat dengan buku sejak usia dini dapat memberikan banyak manfaat dalam proses tumbuh kembangnya. Kegiatan membaca bukan hanya membantu anak memperoleh pengetahuan, tetapi juga membuka kesempatan untuk mengenal dunia yang lebih luas, menambah kosakata, serta merangsang daya imajinasi.

Namun, membangun kebiasaan membaca pada anak tidak selalu mudah. Jika buku hanya diperkenalkan sebagai bagian dari tugas atau kewajiban, anak justru bisa merasa bahwa membaca merupakan kegiatan yang membosankan.

Orang tua dapat mengambil pendekatan yang lebih menyenangkan agar buku menjadi bagian dari keseharian anak. Tidak harus dengan membaca dalam waktu lama, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat membantu menumbuhkan ketertarikan anak terhadap bacaan.

Berikut beberapa cara yang dapat dicoba di rumah.

1. Berikan Pilihan Buku yang Sesuai

Jenis buku yang diperkenalkan kepada anak sebaiknya disesuaikan dengan usia dan perkembangannya. Buku bergambar, cerita pendek, dongeng, maupun fiksi anak dapat menjadi pilihan awal.

Orang tua tidak harus menentukan seluruh bacaan yang harus dibaca. Berikan kesempatan kepada anak untuk melihat beberapa buku, membuka halamannya, kemudian memilih sendiri cerita yang paling menarik perhatian.

Ketika anak diberi ruang untuk menentukan pilihannya, mereka dapat merasa lebih terlibat. Dari pengalaman tersebut, buku perlahan dapat dipandang sebagai sesuatu yang menyenangkan, bukan sekadar kewajiban.

2. Jadikan Membaca sebagai Rutinitas

Kebiasaan membaca akan lebih mudah tumbuh apabila dilakukan secara teratur. Orang tua dapat menentukan waktu tertentu untuk membaca bersama anak setiap hari.

Tidak perlu menetapkan target yang terlalu berat. Membaca beberapa halaman menjelang tidur, pada sore hari, atau setelah makan malam sudah dapat menjadi awal yang baik.

Yang perlu dijaga adalah kesinambungan kegiatan tersebut. Pengalaman membaca yang menyenangkan dan dilakukan secara konsisten lebih penting daripada memaksa anak menyelesaikan banyak halaman dalam sekali waktu.

Seiring berjalannya waktu, membaca dapat menjadi bagian dari rutinitas harian yang dilakukan anak tanpa harus selalu diingatkan.

3. Ciptakan Rumah yang Dekat dengan Buku

Lingkungan rumah juga dapat membantu membentuk kebiasaan membaca. Orang tua tidak perlu memiliki ruangan khusus seperti perpustakaan untuk membuat anak akrab dengan buku.

Beberapa koleksi dapat diletakkan di rak yang rendah atau tempat yang mudah dijangkau. Dengan begitu, anak dapat mengambil buku sendiri ketika ingin melihat gambar atau membaca cerita.

Sesekali, orang tua juga dapat mengajak anak mengunjungi perpustakaan atau toko buku. Pengalaman melihat berbagai jenis bacaan secara langsung dapat membuat anak semakin tertarik mengeksplorasi buku.

Semakin mudah buku ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, semakin besar pula peluang anak untuk menjadikannya sebagai bagian dari aktivitas rutin.

4. Tunjukkan bahwa Orang Tua Juga Suka Membaca

Anak banyak belajar melalui apa yang mereka lihat. Karena itu, kebiasaan orang tua dapat menjadi contoh yang secara tidak langsung ditiru oleh anak.

Ketika memiliki waktu senggang, orang tua bisa mengambil buku, majalah, koran, novel, atau bahan bacaan lainnya dan membacanya di dekat anak.

Hal tersebut membantu menunjukkan bahwa membaca bukan hanya aktivitas yang dilakukan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah atau tugas sekolah.

Jika anak melihat orang tua menikmati waktu membaca, mereka dapat memiliki gambaran bahwa membaca merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

5. Ajak Anak Membaca Bersama Teman

Membaca tidak harus selalu menjadi aktivitas yang dilakukan sendirian. Anak juga dapat dikenalkan dengan kelompok atau komunitas membaca yang sesuai dengan usianya.

Dalam kegiatan tersebut, anak dapat bertemu dengan teman-teman yang memiliki ketertarikan terhadap buku.

Tags:
Literasi Anak Minat Baca Anak

Komentar Pengguna