Berita
Rahman Abdullah

Bukan Sekadar Bergizi, SPPG Kebon Cinta Cirebon Penuhi Standar Halal dan Higiene

Bukan Sekadar Bergizi, SPPG Kebon Cinta Cirebon Penuhi Standar Halal dan Higiene

01 Oktober 2026 | 20:29

Keboncinta.com-- Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan lebih dari sekadar menu dengan kandungan gizi yang mencukupi. Makanan yang diberikan kepada penerima manfaat juga harus dipastikan aman, higienis, halal, serta diolah melalui tata kelola yang memenuhi ketentuan.

Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kebon Cinta Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Dalam menjalankan layanan MBG, SPPG ini telah mengantongi tiga sertifikasi penting, yakni Sertifikat Halal, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dan Sertifikat Chef.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya SPPG Kebon Cinta dalam membangun sistem penyediaan makanan yang tidak hanya memperhatikan kebutuhan nutrisi, tetapi juga keamanan, kebersihan, kehalalan, serta kompetensi tenaga yang terlibat di dalamnya.

Tiga Sertifikasi Perkuat Standar SPPG Kebon Cinta

SPPG Kebon Cinta Ciwaringin terus melakukan penguatan terhadap tata kelola layanan pangan untuk mendukung pelaksanaan MBG.

Tiga dokumen sertifikasi yang telah dimiliki mencakup Sertifikat Halal, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang diterbitkan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, serta Sertifikat Chef.

Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda dalam mendukung pengelolaan layanan makanan. Sertifikat halal berkaitan dengan kepastian status kehalalan pangan, SLHS berkaitan dengan standar higiene dan sanitasi, sedangkan Sertifikat Chef menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap kompetensi tenaga yang menangani pengolahan makanan.

Kombinasi ketiga aspek tersebut menjadi bagian dari sistem yang diterapkan agar makanan dapat diproduksi dan disajikan dengan standar yang lebih terukur.

Sertifikat Halal Berikan Kepastian bagi Penerima MBG

Salah satu pencapaian penting SPPG Kebon Cinta terjadi pada 26 Juni 2026. SPPG yang dikelola Yayasan Istiqomah Berdaulat Bermartabat tersebut secara resmi memperoleh Sertifikat Halal.

Sertifikasi ini menunjukkan bahwa proses penyediaan makanan telah melalui pemeriksaan berdasarkan ketentuan jaminan produk halal yang berlaku di Indonesia.

Aspek yang diperhatikan tidak hanya makanan setelah selesai dimasak. Penggunaan bahan, tahapan pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian juga menjadi bagian dari rangkaian yang perlu diperhatikan untuk menjaga pemenuhan standar halal.

Dengan adanya sertifikat tersebut, masyarakat mendapatkan tambahan kepastian bahwa makanan yang disediakan melalui layanan MBG di SPPG Kebon Cinta telah memenuhi ketentuan kehalalan.

Dapur MBG Dilengkapi Standar Higiene dan Kompetensi Chef

Selain aspek halal, keamanan dan kebersihan dapur menjadi bagian penting dalam penyediaan makanan dalam jumlah besar.

SPPG Kebon Cinta Ciwaringin telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. Sertifikat ini menjadi bagian dari pemenuhan persyaratan yang berkaitan dengan kondisi sanitasi dan pengelolaan pangan.

Kebersihan lingkungan dapur, proses produksi, serta pengelolaan makanan menjadi bagian penting untuk memastikan makanan yang dihasilkan layak dan aman diberikan kepada penerima manfaat.

Kualitas pengolahan juga didukung dengan adanya Sertifikat Chef. Kompetensi tenaga yang bertanggung jawab dalam proses memasak menjadi salah satu unsur yang dapat membantu menjaga mutu makanan, baik dari sisi pengolahan maupun penyajiannya.

Operasional Didukung Tenaga Muda

Hal lain yang menarik dari SPPG Kebon Cinta adalah komposisi tim pengelolanya yang banyak diisi tenaga muda.

Kepala SPPG Kebon Cinta, Muhammad Komando Yudha atau Nando, tercatat berusia 28 tahun. Sementara itu, posisi Ahli Gizi dijalankan Shaima Aulia yang berusia 21 tahun dan bagian administrasi keuangan dipercayakan kepada Ameida Siti Saadah yang berusia 22 tahun.

Kegiatan di lapangan turut dikoordinasikan Maulana Ishak sebagai Asisten Lapangan yang mengatur relawan dengan latar usia yang beragam. Sementara pengawasan dari pihak yayasan dilakukan oleh Kamal Achmad selaku PIC Yayasan.

Susunan tersebut memperlihatkan adanya kolaborasi antara tenaga muda dengan anggota tim dari berbagai kelompok usia. Masing-masing memiliki tanggung jawab yang saling mendukung dalam menjalankan operasional SPPG.

Tidak Hanya Memperhatikan Makanan, Ada Fasilitas IPAL

Perhatian terhadap standar operasional SPPG Kebon Cinta juga mencakup persoalan lingkungan.

Dapur SPPG telah dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Wastewater Treatment Plant (WWTP). Fasilitas tersebut digunakan untuk mengolah limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas dapur sebelum dilepaskan ke lingkungan.

Keberadaan IPAL menunjukkan bahwa pengelolaan dapur tidak hanya diarahkan pada bagaimana makanan diproduksi dan disalurkan kepada penerima manfaat. Pengelolaan limbah dari kegiatan operasional juga menjadi bagian yang diperhatikan.

Langkah tersebut penting untuk mendukung kegiatan dapur yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan operasional SPPG.

Berada di Lingkungan Pondok Pesantren Kebon Cinta

SPPG Kebon Cinta Ciwaringin beroperasi di lingkungan Pondok Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, Jalan Urip Sumoharjo Nomor 18, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dengan berbagai standar yang telah dipenuhi, SPPG tersebut terus berupaya memberikan layanan pangan yang memperhatikan kebutuhan gizi sekaligus aspek keamanan, kebersihan dan kehalalan.

Kelengkapan sertifikasi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan terhadap proses penyediaan makanan bagi penerima manfaat program MBG.

Dukung Pelaksanaan MBG dengan Tata Kelola yang Lebih Lengkap

Perolehan Sertifikat Halal, SLHS, dan Sertifikat Chef menjadi pencapaian penting bagi SPPG Kebon Cinta Ciwaringin. Ketiga sertifikasi tersebut melengkapi sistem pengelolaan pangan yang juga didukung fasilitas pengolahan limbah.

Hal ini menunjukkan bahwa penyediaan makanan bergizi membutuhkan perhatian terhadap berbagai aspek secara bersamaan. Kandungan nutrisi memang menjadi bagian utama, tetapi keamanan pangan, kebersihan dapur, kehalalan bahan dan proses, serta kompetensi pengolah makanan juga tidak dapat dipisahkan.

Dengan standar tersebut, SPPG Kebon Cinta Ciwaringin terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui layanan pangan yang diupayakan aman, higienis, halal, dan dikelola secara profesional.

Tags:
SPPG Kebon Cinta MBG Sertifikat Halal

Komentar Pengguna