Keboncinta.com-- Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, penjualan hewan qurban mulai marak di berbagai tempat. Mulai dari lapak pinggir jalan hingga promosi di media sosial, masyarakat disuguhkan banyak pilihan hewan dengan ukuran dan harga yang beragam.
Namun, tahukah Anda bahwa memilih hewan qurban tidak cukup hanya melihat tubuhnya besar atau tampak sehat?
Dalam Islam, ibadah qurban memiliki aturan yang jelas, termasuk syarat hewan yang boleh disembelih. Karena itu, penting bagi calon pekurban memahami ketentuan syariat agar ibadah yang dijalankan sah dan bernilai sempurna di sisi Allah SWT.
Jangan Asal Pilih, Hewan Qurban Punya Aturan Khusus
Berqurban bukan sekadar membeli hewan lalu menyembelihnya pada Hari Raya Idul Adha. Ibadah ini memiliki ketentuan yang telah diatur dalam ajaran Islam, mulai dari jenis hewan, usia, hingga kondisi kesehatannya.
Para ulama sepakat bahwa setidaknya terdapat tiga syarat utama yang harus dipenuhi oleh hewan qurban, yaitu berasal dari jenis hewan ternak, memenuhi batas usia minimal, serta berada dalam kondisi sehat dan tidak cacat.
Jenis Hewan yang Sah untuk Qurban
Dalam Al-Qur'an Surat Al-Hajj ayat 34 dijelaskan bahwa hewan qurban termasuk dalam kategori bahimatul an’am atau hewan ternak.
Di Indonesia, hewan yang paling umum digunakan untuk qurban meliputi sapi, kambing, domba, dan kerbau. Sementara unta juga termasuk hewan qurban yang diperbolehkan, meskipun jarang ditemui di Indonesia.
Jangan Abaikan Umur Hewan Qurban
Selain jenisnya, usia hewan juga menjadi syarat penting yang tidak boleh diabaikan. Berikut ketentuan usia minimal hewan qurban sesuai syariat:
Memastikan usia hewan sangat penting agar qurban dinilai sah sesuai aturan agama.
Kondisi Kesehatan Jadi Penentu Penting
Islam juga menekankan bahwa hewan qurban harus dalam keadaan sehat dan tidak memiliki cacat fisik yang signifikan. Sebab, qurban merupakan bentuk persembahan terbaik kepada Allah SWT.
Mengacu pada pedoman ulama dan fatwa keagamaan, hewan qurban sebaiknya memenuhi beberapa kriteria berikut:
Memilih hewan dengan kondisi prima bukan hanya menjaga kesempurnaan ibadah, tetapi juga memastikan daging yang dibagikan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
Ibadah qurban adalah simbol ketakwaan, keikhlasan, sekaligus kepedulian sosial. Karena itu, proses memilih hewan pun sebaiknya dilakukan dengan teliti dan penuh pertimbangan, bukan sekadar tergiur harga murah atau ukuran besar.
Menjelang Idul Adha 2025, memahami syarat hewan qurban menjadi langkah penting agar ibadah yang dijalankan benar-benar sesuai syariat dan membawa keberkahan bagi semua.***