Cara Melaporkan Perundungan di Sekolah, Siapa yang Bisa Dimintai Bantuan?

Cara Melaporkan Perundungan di Sekolah, Siapa yang Bisa Dimintai Bantuan?

19 Oktober 2026 | 14:37

KebonCinta.com - Mengalami atau menyaksikan perundungan dapat membuat anak bingung menentukan langkah. Ada yang takut mendapat ancaman, dianggap mengadu, atau khawatir ceritanya tidak dipercaya.

Melaporkan perundungan merupakan upaya mencari perlindungan. Anak tidak harus menghadapi situasi tersebut sendirian. Dukungan orang dewasa diperlukan agar laporan ditangani dengan memperhatikan keselamatan dan kebutuhan anak.

Pilih Orang Dewasa yang Dipercaya

Anak dapat memulai dengan bercerita kepada wali kelas, guru BK, guru lain yang dipercaya, atau kepala sekolah. Orang tua dan wali juga dapat membantu menyampaikan laporan serta mendampingi proses penanganannya.

Baca Juga: Kasus Perundungan di Asrama, Telkom University Keluarkan Satu Mahasiswa dan Skors Pelaku Lain 

Jika orang yang pertama dihubungi belum memberikan bantuan, carilah orang dewasa lain. Anak tetap berhak memperoleh perhatian meskipun belum mampu menceritakan kejadian secara lengkap.

Sampaikan Kejadian dengan Jelas

Saat melapor, ceritakan apa yang terjadi, kapan dan di mana kejadiannya, serta siapa yang terlibat atau menyaksikan. Jelaskan pula apakah terdapat ancaman atau kekhawatiran bahwa kejadian akan berulang.

Tidak perlu menunggu semua informasi terkumpul untuk meminta pertolongan. Bila kesulitan berbicara langsung, anak dapat menulis pesan atau meminta pendamping membantu menjelaskan.

Sampaikan kebutuhan yang mendesak, misalnya merasa takut melewati tempat tertentu atau membutuhkan pendamping saat pulang.

Baca Juga: Mendikdasmen Minta Pengawas Sekolah Aktif Dampingi Guru, Coding-AI hingga Pencegahan Perundungan Jadi Perhatian 

Simpan Bukti Tanpa Membahayakan Diri

Jika tersedia, simpan pesan, tangkapan layar, atau catatan kejadian untuk membantu menjelaskan laporan. Hindari menyebarkan bukti ke grup percakapan atau media sosial karena dapat memperluas paparan terhadap korban.

Anak tidak perlu memancing pelaku, merekam diam-diam dalam situasi berbahaya, atau menghadapi pelaku demi memperoleh bukti. Keselamatan harus menjadi perhatian utama.

Minta Pendampingan dan Tindak Lanjut

Setelah melapor, tanyakan siapa yang akan mendampingi dan bagaimana sekolah menjaga keamanan anak. Orang tua dapat membantu mencatat komunikasi serta menanyakan perkembangan penanganan.

Jika ancaman berlanjut, segera sampaikan kembali kepada pihak sekolah dan orang tua. Apabila terdapat bahaya langsung atau cedera, mintalah pertolongan segera.

Baca Juga: KPAI Soroti Kasus Dugaan Perundungan Siswa di Pemalang, Keluarga Korban Diminta Dapat Pendampingan Psikososial 

Laporan perlu diikuti tindakan perlindungan. Mendengarkan, mendampingi, dan memastikan tindak lanjut membantu anak merasa bahwa keberaniannya untuk berbicara dihargai.

Tags:
Prundungan sekolah Cara Melaporkan Perundungan

Komentar Pengguna