Pendidikan
M. Panji Maulana

Contoh Alat Peraga dan Media Pembelajaran PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026: Jenis, Fungsi, dan Dokumentasi

Contoh Alat Peraga dan Media Pembelajaran PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026: Jenis, Fungsi, dan Dokumentasi

07 November 2026 | 20:45

KebonCinta.com – Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) Kementerian Agama Tahun 2026 perlu mempersiapkan berbagai perangkat pembelajaran sebagai bagian dari dokumen Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Salah satu komponen yang perlu dikumpulkan adalah alat peraga atau media pembelajaran yang pernah dibuat dan digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Alat peraga dan media pembelajaran mempunyai peran penting dalam membantu peserta didik memahami materi PAI. Materi yang bersifat abstrak, seperti keimanan, ketentuan ibadah, kandungan ayat Al-Qur'an, dan nilai-nilai akhlak, dapat disampaikan secara lebih konkret melalui penggunaan gambar, model, demonstrasi, video, maupun media digital interaktif.

Dalam konteks RPL, dokumen tersebut tidak hanya menunjukkan bahwa guru memiliki perangkat pendukung pembelajaran, tetapi juga menggambarkan kemampuan dalam memilih, mengembangkan, dan memanfaatkan media sesuai tujuan pembelajaran serta karakteristik peserta didik.

Lalu, apa saja contoh alat peraga dan media pembelajaran PAI yang dapat disiapkan untuk RPL PPG Kemenag 2026? Bagaimana membedakan alat peraga dengan media pembelajaran, serta bagaimana cara mendokumentasikannya agar mudah diperiksa oleh LPTK?

Alat Peraga dan Media Pembelajaran Termasuk Dokumen RPL PPG Kemenag 2026

Alat peraga dan media pembelajaran tercantum secara khusus dalam kelompok perangkat pembelajaran yang harus dipersiapkan peserta PPG Daljab Kemenag 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi Kementerian Agama pada 7 November 2026, dokumen RPL untuk peserta guru madrasah mencakup beberapa kelompok bukti pengalaman profesional, salah satunya perangkat pembelajaran.

Perangkat tersebut meliputi:

  1. Program Tahunan (Prota).
  2. Program Semester (Promes).
  3. RPP atau Modul Ajar.
  4. Materi Ajar.
  5. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
  6. Alat Peraga atau Media Pembelajaran.
  7. Instrumen Penilaian.

Dokumen perangkat pembelajaran yang diminta mencakup maksimal 12 semester sesuai ketentuan pengumpulan RPL.

Artinya, guru PAI perlu menyiapkan bukti alat peraga atau media yang pernah dibuat maupun digunakan selama menjalankan tugas mengajar pada periode yang dipersyaratkan.

Bukti tersebut dapat berupa foto alat peraga, file presentasi, video pembelajaran, media interaktif, atau dokumentasi penggunaan media dalam kegiatan belajar mengajar.

Namun, perlu diperhatikan bahwa bentuk dan format berkas yang diterima tetap mengikuti petunjuk teknis LPTK penempatan. Tidak semua media harus diserahkan dalam satu format yang sama.

Perbedaan Alat Peraga dan Media Pembelajaran PAI

Alat peraga dan media pembelajaran sering digunakan secara bersamaan, tetapi keduanya memiliki penekanan fungsi yang berbeda.

Alat peraga merupakan benda atau perangkat yang digunakan untuk memperjelas suatu konsep melalui pengamatan, demonstrasi, atau praktik secara langsung.

Sementara itu, media pembelajaran mempunyai cakupan lebih luas karena mencakup berbagai sarana yang digunakan untuk menyampaikan informasi dan mendukung proses belajar, baik berbentuk fisik maupun digital.

Sebagai contoh, miniatur Ka'bah dapat digunakan sebagai alat peraga untuk menjelaskan rangkaian ibadah haji. Sementara itu, video simulasi pelaksanaan tawaf merupakan media audiovisual yang membantu peserta didik memahami proses ibadah tersebut.

Berikut perbedaan keduanya.

AspekAlat PeragaMedia Pembelajaran
BentukUmumnya berupa benda atau model fisikFisik maupun digital
Fungsi utamaMemperjelas konsep melalui pengamatan atau praktikMenyampaikan informasi dan mendukung pembelajaran
Contoh PAIMiniatur Ka'bah, model tata cara wudu, kartu huruf hijaiyahVideo pembelajaran, PowerPoint, infografis, aplikasi interaktif
PenggunaanDemonstrasi, simulasi, dan praktikPresentasi, penjelasan, eksplorasi, dan interaksi
DokumentasiFoto, deskripsi alat, dan bukti penggunaanFile media, tangkapan layar, tautan, dan dokumentasi kegiatan

Dalam praktiknya, satu perangkat dapat mempunyai kedua fungsi tersebut. Misalnya, kartu bergambar huruf hijaiyah dapat menjadi alat bantu visual sekaligus media pembelajaran membaca Al-Qur'an.

Karena itu, guru tidak perlu terlalu terpaku pada penyebutan istilah. Hal yang lebih penting adalah menjelaskan fungsi perangkat dan bagaimana perangkat tersebut digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Jenis Alat Peraga PAI yang Dapat Disiapkan untuk RPL

Guru PAI dapat mengembangkan berbagai alat peraga berdasarkan materi yang diajarkan. Alat tersebut tidak harus mahal atau dibuat menggunakan teknologi canggih. Benda sederhana yang dirancang sesuai kebutuhan pembelajaran juga dapat memberikan manfaat.

Berikut beberapa contoh alat peraga yang dapat dikembangkan.

1. Miniatur Ka'bah dan Perlengkapan Simulasi Haji

Miniatur Ka'bah merupakan alat peraga yang dapat digunakan untuk menjelaskan materi haji dan umrah.

Melalui model tersebut, peserta didik dapat mengenali bentuk Ka'bah, memahami posisi tawaf, dan mempelajari rangkaian kegiatan ibadah haji.

Alat peraga dapat dilengkapi dengan miniatur tempat sa'i, gambar lokasi penting di Makkah, serta kartu urutan pelaksanaan manasik.

Guru dapat menggunakannya dalam kegiatan demonstrasi dan simulasi agar peserta didik memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai tata cara ibadah.

Contoh dokumentasi: Foto miniatur Ka'bah, perlengkapan simulasi, dan kegiatan peserta didik ketika melakukan praktik manasik.

2. Model Tata Cara Wudu

Alat peraga tata cara wudu dapat berupa poster berurutan, gambar anggota tubuh, atau model visual yang menunjukkan bagian-bagian tubuh yang dibasuh dan diusap ketika berwudu.

Media ini membantu peserta didik memahami rukun dan urutan wudu sebelum melakukan praktik secara langsung.

Guru dapat mengembangkan alat peraga berupa papan bergambar yang dilengkapi nomor urutan kegiatan.

Contoh dokumentasi: Foto model tata cara wudu dan dokumentasi penggunaannya ketika guru menjelaskan urutan berwudu.

3. Kartu Huruf Hijaiyah dan Makharijul Huruf

Kartu huruf hijaiyah dapat digunakan untuk membantu peserta didik mengenali bentuk huruf Arab, membedakan pelafalan, dan mempelajari makharijul huruf.

Kartu dapat dilengkapi contoh huruf, harakat, ilustrasi tempat keluarnya bunyi, serta contoh pengucapan.

Guru dapat menggunakan kartu tersebut dalam kegiatan membaca secara individu, permainan kelompok, atau latihan mengenali huruf.

Contoh dokumentasi: Foto kartu hijaiyah, kelompok kartu berdasarkan materi, dan kegiatan latihan membaca.

4. Papan atau Model Urutan Gerakan Salat

Alat peraga ini dapat berupa papan bergambar atau rangkaian kartu yang menunjukkan gerakan salat secara berurutan.

Peserta didik dapat mengamati posisi berdiri, rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan gerakan lainnya sesuai materi yang diajarkan.

Guru dapat meminta peserta didik menyusun kartu gerakan, menjelaskan nama gerakan, dan menghubungkannya dengan bacaan salat.

Contoh dokumentasi: Foto papan urutan gerakan salat dan aktivitas siswa ketika menyusun kartu.

5. Puzzle Rukun Iman dan Rukun Islam

Puzzle pendidikan Islam dapat dibuat menggunakan potongan gambar atau kartu yang harus disusun sesuai konsep yang dipelajari.

Misalnya, puzzle enam rukun iman atau lima rukun Islam.

Alat peraga ini dapat membantu peserta didik mengenali konsep dasar keislaman melalui kegiatan yang lebih aktif dan menyenangkan.

Contoh dokumentasi: Foto puzzle sebelum dan sesudah disusun serta hasil pekerjaan kelompok.

6. Peta Persebaran Sejarah Islam

Peta sejarah Islam dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami perkembangan peradaban Islam, perjalanan dakwah, dan lokasi penting dalam sejarah.

Guru dapat menambahkan penanda lokasi, garis perjalanan, keterangan peristiwa, serta tokoh yang berkaitan dengan materi.

Alat peraga ini dapat dibuat menggunakan peta cetak atau papan magnetik yang memungkinkan peserta didik memindahkan penanda lokasi.

Contoh dokumentasi: Foto peta yang digunakan saat pembelajaran sejarah peradaban Islam dan aktivitas peserta didik ketika menunjukkan lokasi tertentu.

Jenis Media Pembelajaran PAI Berbasis Digital

Selain alat peraga fisik, guru juga dapat menggunakan teknologi digital untuk menyampaikan materi PAI.

Media digital membantu guru menghadirkan materi yang lebih variatif dan memungkinkan peserta didik mengakses informasi melalui berbagai bentuk penyajian.

Berikut beberapa contoh media digital yang dapat dipersiapkan.

1. Presentasi Interaktif PowerPoint

PowerPoint dapat digunakan untuk menyajikan materi PAI melalui kombinasi teks, gambar, diagram, audio, dan video.

Contohnya adalah presentasi mengenai Asmaulhusna yang dilengkapi arti, penjelasan, contoh penerapan, dan pertanyaan interaktif.

Guru dapat menggunakan tombol navigasi, kuis sederhana, atau animasi untuk membuat peserta didik lebih terlibat dalam pembelajaran.

Bukti yang dapat disiapkan: File PPT atau PPTX, tangkapan layar beberapa slide, dan dokumentasi ketika presentasi digunakan.

2. Video Pembelajaran PAI

Video pembelajaran dapat digunakan untuk memperlihatkan demonstrasi atau menjelaskan materi yang sulit dipahami melalui uraian tertulis saja.

Contohnya:

  • Video praktik wudu.
  • Video gerakan dan bacaan salat.
  • Video pembelajaran membaca Al-Qur'an.
  • Video penjelasan tajwid.
  • Video sejarah nabi dan rasul.
  • Video penerapan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Guru dapat membuat video sendiri atau menggunakan video pihak lain yang sumber dan izin penggunaannya jelas.

Bukti yang dapat disiapkan: File video, tautan publikasi, naskah materi, serta dokumentasi penggunaan dalam pembelajaran.

3. Infografis Pendidikan Agama Islam

Infografis menyajikan informasi melalui kombinasi tulisan, gambar, simbol, dan diagram.

Dalam pembelajaran PAI, infografis dapat digunakan untuk menjelaskan materi yang mempunyai tahapan, klasifikasi, atau konsep yang saling berkaitan.

Contohnya adalah infografis rukun wudu, tata cara tayamum, pembagian zakat, atau urutan pelaksanaan ibadah haji.

Bukti yang dapat disiapkan: File desain dalam format PNG atau PDF, dokumen sumber apabila tersedia, dan foto ketika infografis digunakan di kelas.

4. Kuis dan Evaluasi Digital

Guru dapat menggunakan platform kuis digital untuk membuat kegiatan belajar yang lebih interaktif.

Pertanyaan dapat dikembangkan berdasarkan materi akidah, akhlak, fikih, Al-Qur'an dan Hadis, serta sejarah peradaban Islam.

Kuis dapat digunakan sebagai latihan pemahaman atau asesmen formatif.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
media pembelajaran PAI alat peraga PAI RPL PPG Kemenag 2026 PPG Guru PAI perangkat pembelajaran PAI inovasi pembelajaran PAI

Komentar Pengguna