Pendidikan
M. Panji Maulana

Contoh LKPD PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026: Komponen, Format, dan Cara Menyusunnya

Contoh LKPD PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026: Komponen, Format, dan Cara Menyusunnya

07 November 2026 | 20:39

Al-Ma'idah ayat 6 beserta penjelasan yang sesuai dengan sumber pembelajaran yang digunakan.

E. Kegiatan 1: Mengidentifikasi Rukun Wudu

Petunjuk: Perhatikan daftar kegiatan berikut, kemudian tentukan apakah kegiatan tersebut termasuk rukun wudu atau bukan.

No.KegiatanTermasuk Rukun Wudu?
1Membasuh wajah................
2Membasuh kedua tangan sampai siku................
3Berkumur-kumur................
4Mengusap sebagian kepala................
5Membasuh kedua kaki sampai mata kaki................
6Tertib................

Setelah mengisi tabel, peserta didik diminta menjelaskan alasan atas jawaban yang diberikan.

F. Kegiatan 2: Menyusun Urutan Wudu

Petunjuk: Susun urutan kegiatan wudu yang benar berdasarkan materi yang telah dipelajari.

Peserta didik dapat menggunakan daftar kegiatan berikut:

  • Membasuh wajah.
  • Niat.
  • Mengusap sebagian kepala.
  • Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
  • Membasuh kedua tangan sampai siku.
  • Tertib.

Hasil pengerjaan:

Tuliskan urutan kegiatan wudu yang benar pada lembar jawaban atau buku tugas.

G. Kegiatan 3: Praktik Tata Cara Wudu

Petunjuk: Lakukan praktik wudu secara berurutan dengan memperhatikan ketentuan yang telah dipelajari.

No.Aktivitas PraktikHasil Pengamatan
1Melakukan niat................
2Membasuh wajah................
3Membasuh kedua tangan sampai siku................
4Mengusap sebagian kepala................
5Membasuh kedua kaki sampai mata kaki................
6Melaksanakan secara tertib................

Guru dapat menggunakan tabel ini sebagai lembar pengamatan awal. Penilaian keterampilan secara terperinci dapat menggunakan rubrik atau instrumen penilaian tersendiri.

H. Pertanyaan Pemahaman

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan materi dan kegiatan yang telah dilakukan.

  1. Apa yang dimaksud dengan wudu?
  2. Mengapa wudu diperlukan sebelum melaksanakan salat?
  3. Sebutkan enam rukun wudu.
  4. Apa akibatnya jika urutan wudu tidak dilakukan secara tertib?
  5. Bagaimana cara menjaga kebersihan sebagai bagian dari penerapan ajaran Islam?

I. Kesimpulan

Tuliskan kesimpulan mengenai pentingnya memahami dan melaksanakan wudu sesuai ketentuan syariat Islam.

....................................................................

....................................................................

....................................................................

J. Refleksi Peserta Didik

Berikan jawaban berdasarkan pengalaman setelah mengikuti pembelajaran.

  • Apakah kamu sudah memahami urutan wudu?
  • Bagian mana yang masih perlu kamu pelajari?
  • Apakah kamu sudah membiasakan menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari?

Contoh LKPD tersebut memperlihatkan hubungan antara tujuan pembelajaran, materi pendukung, aktivitas, dan hasil pekerjaan peserta didik.

Guru dapat mengembangkan format serupa untuk materi PAI lainnya, tetapi isi kegiatan harus disesuaikan dengan kompetensi dan karakteristik materi yang diajarkan.

Cara Menyiapkan LKPD PAI sebagai Dokumen RPL

Setelah LKPD dikumpulkan, guru perlu memastikan dokumen tersebut tersusun berdasarkan riwayat pembelajaran yang sebenarnya.

Berikut langkah yang dapat dilakukan.

1. Kumpulkan LKPD yang Pernah Digunakan

Periksa arsip pembelajaran dalam bentuk Word, PDF, hasil cetak, atau dokumen digital lainnya.

Pilih LKPD yang benar-benar pernah digunakan dalam pembelajaran PAI. Jika dokumen dibuat bersama tim guru, jelaskan kontribusi atau penggunaannya sesuai keadaan sebenarnya.

2. Kelompokkan Berdasarkan Materi dan Semester

Susun LKPD berdasarkan kelas, fase, materi, semester, dan tahun pelajaran.

Contoh pengelompokan:

Tahun PelajaranSemesterMateriJenis LKPD
2023/2024GanjilAl-Qur'an dan HadisAnalisis kandungan ayat
2023/2024GenapAkidahIdentifikasi Asmaulhusna
2024/2025GanjilAkhlakAnalisis kasus perilaku terpuji
2024/2025GenapFikihPraktik tata cara wudu
2025/2026GanjilSejarah Peradaban IslamDiskusi tokoh sejarah Islam
2025/2026GenapFikihLembar pengamatan praktik ibadah

Tabel tersebut hanya contoh pengarsipan. Guru perlu mengisinya berdasarkan dokumen yang benar-benar tersedia.

3. Pastikan Identitas LKPD Dapat Dikenali

Periksa nama satuan pendidikan, mata pelajaran, kelas atau fase, materi, dan tahun pelajaran apabila tercantum.

Identitas tersebut membantu memperjelas hubungan LKPD dengan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.

4. Periksa Kelengkapan dan Keterbacaan

Pastikan petunjuk kegiatan, pertanyaan, gambar, tabel, serta ruang jawaban dapat dibaca dengan jelas.

Jika LKPD terdiri atas beberapa halaman, periksa kembali urutan halaman agar tidak ada bagian yang tertinggal.

5. Simpan dalam Format Digital

Jika LPTK meminta dokumen PDF, simpan LKPD dalam format tersebut dengan kualitas yang cukup baik.

Contoh struktur folder:

RPL PPG PAI

  • 01_SK_Mengajar
  • 02_Perangkat_Pembelajaran
    • 01_Modul_Ajar
    • 02_Materi_Ajar
    • 03_LKPD
      • Al_Quran_dan_Hadis
      • Akidah
      • Akhlak
      • Fikih
      • Sejarah_Peradaban_Islam
    • 04_Media_Pembelajaran
    • 05_Instrumen_Penilaian

Susunan tersebut merupakan rekomendasi pengarsipan, bukan format folder resmi yang berlaku bagi seluruh LPTK.

Baca Juga: Contoh Modul Ajar PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026: Komponen, Struktur, dan Cara Menyiapkannya

Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Menyiapkan LKPD

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar LKPD yang disampaikan sebagai bukti RPL tetap relevan dan mudah diperiksa.

Pertama, LKPD hanya berisi kumpulan soal. Lembar kerja sebaiknya memiliki petunjuk dan aktivitas yang jelas. Pertanyaan atau latihan dapat menjadi bagian dari LKPD, tetapi tidak selalu mewakili seluruh fungsi lembar kerja.

Kedua, tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Aktivitas yang diberikan harus mendukung kompetensi yang ingin dicapai. Jika tujuan pembelajaran adalah praktik wudu, LKPD sebaiknya memberikan ruang bagi kegiatan pengamatan atau praktik, bukan hanya pertanyaan definisi.

Ketiga, tidak mencantumkan sumber yang jelas. Ayat Al-Qur'an, hadis, gambar, dan bahan pendukung harus mempunyai sumber yang dapat diperiksa.

Keempat, menggunakan LKPD yang tidak sesuai jenjang. Bahasa, tingkat kesulitan, dan bentuk aktivitas harus mempertimbangkan usia serta kemampuan peserta didik.

Kelima, membuat dokumen seolah-olah pernah digunakan pada periode sebelumnya. Guru harus menjaga keaslian bukti pengalaman profesional. Dokumen baru boleh disusun untuk pembelajaran berikutnya, tetapi tidak boleh diberi tanggal atau keterangan penggunaan yang tidak sesuai fakta.

Penilaian kelayakan LKPD sebagai dokumen RPL tetap mengikuti instrumen dan ketentuan LPTK masing-masing.

LKPD PAI Harus Menunjukkan Aktivitas Belajar yang Terarah

Persiapan LKPD PAI untuk RPL PPG Kemenag 2026 bukan sekadar mengumpulkan lembar soal atau tugas yang pernah diberikan kepada peserta didik. Dokumen tersebut sebaiknya menunjukkan bagaimana guru merancang aktivitas yang membantu murid memahami materi, melakukan pengamatan, berdiskusi, mempraktikkan ajaran Islam, dan melakukan refleksi.

Guru perlu memastikan bahwa setiap LKPD mempunyai tujuan yang jelas, petunjuk pengerjaan yang mudah dipahami, serta aktivitas yang sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik.

Untuk kebutuhan RPL, keaslian dan keterkaitan dokumen dengan pengalaman mengajar menjadi hal yang perlu diperhatikan. LKPD yang telah digunakan dapat dikelompokkan berdasarkan tahun pelajaran dan semester, kemudian disiapkan sesuai format pengumpulan LPTK.

Dengan penataan yang baik, LKPD dapat memperlihatkan kemampuan guru PAI dalam merancang pembelajaran yang aktif, terarah, dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

 

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
2 / 2
HALAMAN SEBELUMNYA Sebelumnya
Tags:
LKPD PAI RPL PPG Kemenag 2026 Lembar Kerja Peserta Didik perangkat pembelajaran PAI PPG Guru PAI Kurikulum 2026

Komentar Pengguna