KebonCinta.com — Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Nunuk Suryani, menerima penghargaan khusus dalam Anugerah Pendidikan Indonesia (API) 2026 yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI).
Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Tokoh Penggerak Transformasi Guru Indonesia pada Jumat, 6 November 2026, di Jakarta.
Melalui siaran pers resmi yang diterbitkan Sabtu, 7 November 2026, Kemendikdasmen menyampaikan bahwa penghargaan tersebut berkaitan dengan berbagai langkah peningkatan kompetensi, sertifikasi, kesejahteraan, dan kepastian karier guru.
IGI BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA DIRJEN GTK
Ketua Umum IGI, Danang Hidayatullah, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan yang memperhatikan kebutuhan guru.
Menurutnya, kebijakan pendidikan perlu mempertimbangkan persoalan yang dihadapi tenaga pendidik di berbagai daerah.
IGI juga menekankan pentingnya hubungan kerja sama antara pemerintah dan organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Penghargaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan satu program, melainkan dengan berbagai upaya pembenahan tata kelola guru.
LEBIH DARI 2,7 JUTA GURU TELAH TERSERTIFIKASI
Baca Juga: Transfer Bank dan Transaksi Online Kena PPN Mulai 9 November 2026? Ini Fakta Sebenarnya!
Dalam kesempatan tersebut, Nunuk Suryani menyampaikan perkembangan sertifikasi guru yang dilakukan pemerintah.
Menurut data yang disampaikan Kemendikdasmen, jumlah guru yang telah tersertifikasi selama periode perkembangan 2020–2025 mencapai lebih dari 2,7 juta orang.
Kementerian menyebut persentase guru tersertifikasi telah meningkat hingga sekitar 92 persen dalam cakupan data yang dilaporkan.
Capaian tersebut menjadi salah satu hasil dari percepatan pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru atau PPG.
Melalui PPG, guru memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi profesional dan memenuhi ketentuan untuk memperoleh sertifikat pendidik.
Namun, angka tersebut merupakan capaian kumulatif yang disampaikan pemerintah, bukan jumlah peserta PPG yang baru lulus pada November 2026.
SEKITAR 1,1 JUTA GURU NON-ASN DIANGKAT MENJADI PPPK
Kemendikdasmen juga melaporkan perkembangan penataan status kepegawaian guru.
Dalam periode pembenahan yang disampaikan, sekitar 1,1 juta guru non-ASN telah diangkat menjadi guru Aparatur Sipil Negara dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Pengangkatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kepastian hubungan kerja dan memperbaiki tata kelola pemenuhan kebutuhan guru.
Namun, capaian 1,1 juta pegawai bukan berarti seluruh guru honorer di Indonesia telah menjadi PPPK.
Masih terdapat kebutuhan penataan kepegawaian dan pemenuhan guru yang harus diselesaikan pemerintah.
PPG DAN KEPASTIAN KARIER MENJADI DUA PRIORITAS
Nunuk menjelaskan bahwa Ditjen GTK menjalankan dua upaya penting sejak 2020.
Upaya pertama adalah mempercepat sertifikasi guru melalui pelaksanaan PPG.
Sementara itu, upaya kedua adalah memberikan kepastian hubungan kerja melalui pengangkatan guru menjadi ASN PPPK.
Kedua program tersebut merupakan bagian dari strategi meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Kemendikdasmen juga memperkuat perhatian terhadap perlindungan hukum bagi guru dan tenaga kependidikan.
PENGHARGAAN BUKAN PROGRAM TUNJANGAN BARU
Walaupun penghargaan berkaitan dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru, kegiatan tersebut tidak disertai pengumuman nominal tunjangan baru bagi seluruh guru Indonesia.
Penghargaan IGI juga bukan pembukaan pendaftaran PPG atau PPPK baru.
Karena itu, guru perlu membedakan laporan capaian kebijakan dengan informasi rekrutmen maupun penyaluran bantuan yang memiliki mekanisme tersendiri.
Informasi pendaftaran PPG harus diperiksa melalui pengumuman resmi Direktorat PPG dan sistem yang ditetapkan penyelenggara.
KOLABORASI ORGANISASI GURU DINILAI PENTING
Dalam sambutannya, Nunuk menyampaikan apresiasi atas kontribusi IGI dalam mendukung peningkatan kompetensi pendidik.
Organisasi profesi dinilai memiliki peran dalam menyediakan kesempatan belajar bersama dan berbagi pengalaman praktik pendidikan.
Melalui kolaborasi, guru dapat memperoleh dukungan untuk meningkatkan kemampuan dan menghadapi perubahan kebutuhan pembelajaran.
Namun, kementerian juga menyadari masih terdapat kesenjangan mutu pendidikan antardaerah dan kebutuhan tenaga pendidik yang belum sepenuhnya terpenuhi.
PENGUATAN PROFESI GURU MASIH BERLANJUT
Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 menjadi momentum bagi Kemendikdasmen untuk melanjutkan pembenahan tata kelola guru.
Peningkatan sertifikasi dan pengangkatan PPPK merupakan capaian penting, tetapi pelaksanaan kebijakan tetap membutuhkan evaluasi serta tindak lanjut.
Guru diharapkan memperoleh kesempatan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan, disertai kepastian administrasi sesuai status kepegawaian masing-masing.
Informasi resmi dapat diperiksa melalui https://www.kemendikdasmen.go.id dan https://ppg.kemendikdasmen.go.id.
Hingga 7 November 2026, perkembangan terbaru yang terverifikasi adalah pemberian penghargaan IGI kepada Nunuk Suryani serta penyampaian capaian sertifikasi dan pengangkatan guru PPPK oleh Kemendikdasmen.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir