Khazanah
M. Fadhli Dzil Ikram

Ingin Terhindar dari Api Neraka? Amalkan 5 Perbuatan Ini

Ingin Terhindar dari Api Neraka? Amalkan 5 Perbuatan Ini

03 November 2026 | 13:11

Keboncinta.com — Neraka merupakan tempat pembalasan bagi manusia yang mendapatkan kemurkaan Allah SWT akibat perbuatan dosa dan pelanggaran terhadap perintah-Nya. Gambaran tentang pedihnya siksa neraka menjadi pengingat bagi setiap muslim agar senantiasa menjaga keimanan dan memperbanyak amal saleh.

Islam mengajarkan bahwa keselamatan di akhirat tidak cukup hanya dengan mengandalkan harapan. Seorang muslim perlu berusaha menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, serta senantiasa memohon ampunan dan perlindungan.

Dalam buku Rahasia Selamat dari Siksa Kubur karya Junaidi Ahmad, dijelaskan sejumlah amalan yang dapat menjadi ikhtiar untuk memperoleh keselamatan dari siksa akhirat. Berikut lima amalan yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Siapa Paman Nabi yang Kekal di Neraka? Kisah Abu Lahab dan Permusuhannya terhadap Rasulullah SAW 

1. Menjaga Salat Lima Waktu

Salat lima waktu merupakan kewajiban utama setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Ibadah ini menjadi salah satu bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Menjaga salat bukan sekadar mengerjakan gerakan dan bacaan, melainkan juga memperhatikan waktu, syarat, rukun, serta kekhusyukan dalam pelaksanaannya.

Dalam literatur klasik, Syekh Zainuddin al-Malibari melalui kitab Irsyad al-'Ibad menjelaskan berbagai ancaman bagi orang yang meninggalkan salat fardu. Penjelasan tersebut menjadi peringatan agar umat Islam tidak meremehkan kewajiban salat.

Karena itu, menjaga salat lima waktu hendaknya menjadi prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Kesibukan bekerja, urusan keluarga, maupun aktivitas lainnya tidak seharusnya menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban tersebut.

2. Memperbanyak Salat Sunah

Selain salat wajib, umat Islam dianjurkan memperbanyak salat sunah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Salat sunah dapat menjadi penyempurna kekurangan dalam pelaksanaan ibadah wajib. Beberapa di antaranya adalah salat Duha, Tahajud, Rawatib, Witir, dan salat sunah lainnya yang sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Insyirah ayat 7-8:

فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ ۝ وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ

Artinya: "Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain) dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah!"

Ayat tersebut mengajarkan agar seorang muslim terus berusaha melakukan kebaikan dan menggantungkan harapan kepada Allah SWT.

Dengan membiasakan salat sunah, seorang muslim dapat meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

3. Menjalankan Puasa Ramadan

Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang memenuhi ketentuan syariat. Ibadah ini tidak hanya melatih seseorang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendidik kesabaran, kejujuran, serta pengendalian diri.

Keutamaan puasa dijelaskan dalam hadits qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa Allah SWT berfirman:

"Setiap amal kebaikan anak Adam dilipatgandakan pahalanya sepuluh kali hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan memberikan balasannya." (HR Bukhari dan Muslim).

Hadits tersebut menunjukkan keistimewaan ibadah puasa di sisi Allah SWT.

Karena itu, umat Islam hendaknya menjalankan puasa Ramadan dengan sungguh-sungguh, menjaga diri dari perbuatan dosa, memperbanyak ibadah, dan tidak hanya menahan lapar serta dahaga.

4. Memperbanyak Puasa Sunah

Selain puasa wajib Ramadan, terdapat berbagai puasa sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Misalnya puasa Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, puasa enam hari pada bulan Syawal, serta puasa Arafah bagi yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

Keutamaan puasa di jalan Allah dijelaskan dalam hadits berikut:

"Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah, kecuali Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun." (HR Bukhari dan Muslim).

Hadits tersebut memberikan motivasi agar umat Islam memperbanyak puasa sunah sesuai kemampuan.

Namun, puasa sunah tetap harus dilakukan berdasarkan tuntunan syariat. Seorang muslim juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan tidak mengabaikan kewajiban lainnya.

5. Membiasakan Sedekah

Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena dapat membantu orang lain sekaligus menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

"Jauhkanlah diri kalian dari api neraka, meskipun hanya dengan bersedekah separuh kurma." (HR Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa sedekah tidak harus dilakukan dengan jumlah besar. Pemberian sederhana sekalipun memiliki nilai kebaikan apabila dilakukan dengan ikhlas.

Bentuk sedekah juga tidak terbatas pada uang.

LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
1 / 2
LANJUTKAN MEMBACA Selanjutnya
Tags:
Amalan Penghindar Neraka Keutamaan Salat dan Puasa Doa Perlindungan Neraka

Komentar Pengguna