KebonCinta.com — Pemerintah merencanakan pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada November 2026. Kabar tersebut menjadi kesempatan bagi calon peserta untuk menyusun persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) secara lebih terarah.
Meskipun tanggal pelaksanaan ujian belum diumumkan, masyarakat dapat mulai mempelajari materi yang digunakan dalam seleksi sebelumnya.
Berdasarkan ketentuan pengadaan ASN, SKD mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), serta Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Ketiga bagian tersebut membutuhkan pendekatan pembelajaran yang berbeda.
Untuk membantu calon peserta membagi waktu, berikut contoh rencana belajar selama 14 hari yang dapat diterapkan dan diulang sesuai kebutuhan.
MULAI DENGAN MENGETAHUI KEMAMPUAN AWAL
Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Dini 6 November 2026: 28 Daerah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat!
Sebelum menghafal materi atau mengikuti banyak latihan soal, calon peserta sebaiknya mengetahui kemampuan awal masing-masing.
Langkah tersebut dapat dilakukan dengan mengerjakan sejumlah soal latihan TWK, TIU, dan TKP.
Dari hasil latihan, peserta dapat melihat apakah kesulitan terbesar berada pada materi kebangsaan, perhitungan, penalaran, atau soal situasional.
Kemudian, kelompokkan materi berdasarkan tingkat kesulitan.
Cara ini membantu peserta menentukan bagian yang memerlukan waktu belajar lebih banyak.
HARI 1–3: PELAJARI DASAR TWK
Pada tiga hari pertama, calon peserta dapat memfokuskan pembelajaran pada materi Tes Wawasan Kebangsaan.
Hari pertama digunakan untuk mempelajari nilai Pancasila serta penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat dan pelayanan publik.
Hari kedua diarahkan pada Undang-Undang Dasar 1945, termasuk ketentuan lembaga negara, hak warga negara, serta sistem ketatanegaraan.
Hari ketiga dapat digunakan untuk mempelajari nasionalisme, integritas, bela negara, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Setelah membaca materi, kerjakan latihan soal singkat untuk mengukur pemahaman.
Peserta sebaiknya tidak hanya menghafal jawaban, tetapi juga memahami alasan suatu pilihan dianggap tepat.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir