Pendidikan
Al Fina

Jangan Sampai Gagal Daftar SPMB 2027/2028! Orang Tua Wajib Cek IKD, DTSEN, dan Data Prestasi

Jangan Sampai Gagal Daftar SPMB 2027/2028! Orang Tua Wajib Cek IKD, DTSEN, dan Data Prestasi

08 November 2026 | 21:34

KebonCinta.com - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bukan hanya soal memilih sekolah tujuan. Ada sejumlah data administrasi yang perlu dipastikan kebenarannya agar calon murid tidak mengalami kendala ketika mengikuti proses seleksi.

Untuk tahun ajaran 2027/2028, pendaftaran SPMB diperkirakan berlangsung pada Juni-Juli 2027. Artinya, orang tua masih memiliki waktu untuk memeriksa kelengkapan data anak sebelum tahapan penerimaan murid baru dimulai.

Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turut mengingatkan pentingnya persiapan administrasi lebih awal.

Baca Juga: Resmi Jadi Agenda Pemerintah! Pendaftaran CPNS November 2026, Ini 5 Formasi yang Diprioritaskan 

Imbauan tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram pada Minggu (8/11/2026). Kemendikdasmen menilai pengecekan lebih dini dapat mencegah persoalan administrasi ketika pendaftaran berlangsung.

1. Pastikan Identitas Kependudukan Digital sudah siap

Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi salah satu data yang perlu diperhatikan menjelang SPMB 2027/2028.

Sejumlah pemerintah daerah diketahui menerapkan IKD sebagai bagian dari proses pemeriksaan identitas dan validasi data calon murid. Meski begitu, kewajiban penggunaan IKD tetap perlu dipastikan melalui petunjuk teknis SPMB di daerah masing-masing.

Bagi orang tua yang ingin menyiapkannya lebih awal, aktivasi IKD dapat dilakukan melalui tahapan berikut:

  • Mengunduh aplikasi IKD di Play Store atau App Store.
  • Mendatangi operator Disdukcapil atau tempat pelayanan administrasi kependudukan terdekat.
  • Membawa KTP elektronik dan ponsel pribadi.
  • Memastikan ponsel memiliki koneksi internet aktif.
  • Mengikuti verifikasi identitas dan aktivasi yang dilakukan petugas.

Setelah diaktifkan, informasi IKD dapat dilihat melalui aplikasi pada ponsel.

2. Periksa kesesuaian data DTSEN keluarga

Hal berikutnya yang tidak kalah penting adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

DTSEN merupakan basis data pemerintah yang digunakan untuk mendukung ketepatan sasaran program bantuan dan kebijakan sosial ekonomi. Dalam konteks SPMB, data ini perlu diperhatikan terutama oleh calon murid yang berencana mengikuti jalur afirmasi.

Orang tua sebaiknya memastikan seluruh informasi keluarga yang tercatat sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pemeriksaan dapat mencakup data anggota keluarga dan gambaran kondisi sosial ekonomi rumah tangga.

Apabila terdapat informasi yang tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran melalui laman https://dtsen-form.bps.go.id/ atau mengikuti prosedur resmi yang berlaku di pemerintah daerah.

Langkah ini penting agar data yang digunakan dalam proses administrasi tidak berbeda dengan kondisi keluarga yang sebenarnya.

3. Jangan abaikan pencatatan prestasi

Calon murid yang mengincar jalur prestasi juga perlu memeriksa dokumen penghargaan sejak sekarang.

Kemendikdasmen memiliki mekanisme kurasi talenta atau prestasi untuk memberikan pengakuan resmi terhadap pencapaian murid, khususnya prestasi yang diperoleh di luar program resmi kementerian.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua dan calon murid, yaitu:

  • Mengumpulkan piagam, sertifikat, atau bukti penghargaan.
  • Memeriksa kebenaran nama kegiatan, penyelenggara, dan capaian prestasi.
  • Memastikan apakah ajang atau prestasi tersebut memerlukan proses kurasi.
  • Mengajukan permohonan melalui laman Puspresnas di https://kurasi-prestasi.kemendikdasmen.go.id/ apabila memang dipersyaratkan.

Perlu diperhatikan bahwa proses kurasi memiliki jadwal dan antrean. Karena itu, calon murid sebaiknya tidak menunggu hingga pendaftaran SPMB semakin dekat untuk mengurus pengakuan prestasinya.

Dokumen pendukung yang sebaiknya tidak terlupakan

Di luar IKD, DTSEN, dan data prestasi, orang tua juga perlu menyiapkan dokumen dasar untuk pendaftaran SPMB.

Dokumen tersebut meliputi:

  • Akta kelahiran atau surat keterangan lahir.
  • Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat satu tahun sesuai ketentuan.
  • Kartu kepesertaan program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu bagi pendaftar jalur afirmasi.
  • Kartu Penyandang Disabilitas (KPD), apabila dipersyaratkan untuk calon murid penyandang disabilitas.
  • Dokumen tambahan berdasarkan juknis daerah.

Cek data sekarang, hindari kerepotan menjelang pendaftaran

Persiapan SPMB tidak harus dimulai ketika portal pendaftaran sudah dibuka. Justru, pemeriksaan data kependudukan, kondisi sosial ekonomi, dan prestasi dapat dilakukan lebih awal.

Dengan begitu, orang tua memiliki waktu untuk memperbaiki ketidaksesuaian data dan melengkapi dokumen yang masih kurang.

Meski jadwal SPMB 2027/2028 diperkirakan berlangsung pada Juni-Juli 2027, masyarakat tetap perlu menunggu pengumuman resmi dari pemerintah daerah terkait jadwal, jalur penerimaan, dan persyaratan yang berlaku.

Tags:
SPMB jalur afirmasi kemendikdasmen

Komentar Pengguna