KebonCinta.com – Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2026 membutuhkan persiapan yang matang, baik dari sisi peserta maupun perangkat yang digunakan.
Peserta bukan hanya perlu memahami tahapan asesmen, tetapi juga harus memastikan komputer atau laptop, koneksi internet, kamera, hingga aplikasi ujian sudah siap digunakan.
Berdasarkan ketentuan pelaksanaan AKGTK 2026, ujian berlangsung selama lima hari kerja, Senin hingga Jumat, dengan pembagian tiga sesi setiap hari, kecuali hari Jumat.
Adapun pelaksanaan ujian dilakukan di madrasah atau lembaga masing-masing menggunakan komputer atau laptop yang disiapkan peserta.
Baca Juga: 368 ASN Lolos Seleksi Mutasi Kemenhaj, Mulai Bertugas 1 November 2026
Sebelum hari pelaksanaan, peserta perlu memastikan jadwal masing-masing karena pembagian sesi tidak selalu sama untuk setiap peserta.
Informasi mengenai pembagian sesi dan jadwal spesifik AKGTK 2026 dapat diperiksa melalui akun masing-masing pada Sistem EMIS GTK Kementerian Agama.
Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya mengingat tanggal ujian. Pastikan juga mengetahui hari, sesi, dan waktu pelaksanaan yang tercantum pada akun.
Langkah ini penting agar peserta tidak keliru datang ke lokasi atau mengikuti sesi yang bukan jadwalnya.
Sehari sebelum asesmen, peserta disarankan memastikan seluruh kebutuhan teknis telah siap.
Hal pertama yang perlu diperiksa adalah lokasi ujian, sumber listrik, dan koneksi internet. Karena asesmen berbasis komputer, kestabilan jaringan menjadi salah satu faktor penting.
Peserta juga perlu memastikan komputer atau laptop yang digunakan dapat berfungsi dengan baik.
Selain itu, perangkat harus memiliki kamera karena aplikasi ujian membutuhkan akses tersebut.
Jangan lupa menyiapkan username dan password AKGTK agar proses login tidak terganggu ketika ujian akan dimulai.
Pelaksanaan AKGTK 2026 menggunakan perangkat lunak Safe Exam Browser (SEB).
Aplikasi tersebut harus digunakan pada perangkat yang terhubung dengan internet. Karena itu, peserta perlu memastikan aplikasi SEB sudah tersedia dan dapat dijalankan sebelum masuk ke sesi ujian.
Pengecekan sebaiknya dilakukan lebih awal sehingga apabila ditemukan masalah pada perangkat atau aplikasi, masih tersedia waktu untuk melakukan perbaikan.
Peserta dianjurkan hadir 30 menit sebelum jadwal ujian. Waktu tersebut dapat digunakan untuk melakukan pengecekan akhir terhadap komputer atau laptop, koneksi internet, kamera, serta kesiapan aplikasi.
Jangan menunggu sampai beberapa menit sebelum ujian baru memeriksa perangkat.
Datang lebih awal memberikan kesempatan kepada peserta untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis benar-benar siap.
Memasuki 15 menit sebelum jadwal, peserta dapat mulai menjalankan aplikasi yang diperlukan untuk asesmen.
Selanjutnya, peserta melakukan login menggunakan akun yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Setelah masuk ke sistem, peserta diarahkan untuk memilih menu sesuai ketentuan dan melakukan konfirmasi kehadiran.
Tahapan tersebut perlu dilakukan sesuai jadwal agar proses mengikuti asesmen berjalan lancar.
Kendala teknis tetap mungkin terjadi, misalnya soal tidak berhasil dimuat setelah asesmen dimulai.
Jika mengalami gagal load soal, peserta tidak perlu panik. Ikuti prosedur yang telah ditentukan dengan melaporkan kendala melalui kanal resmi.
Peserta juga sebaiknya tidak mengambil tindakan di luar petunjuk karena dapat mengganggu aplikasi atau proses asesmen.
Begitu perangkat, internet, kamera, aplikasi SEB, akun, serta konfirmasi kehadiran sudah beres, peserta dapat berkonsentrasi mengerjakan asesmen.
Kerjakan soal sesuai durasi yang diberikan dan tetap menjaga ketenangan selama ujian berlangsung.
Persiapan dari H-1, datang 30 menit lebih awal, serta memahami jadwal melalui EMIS GTK menjadi langkah penting agar peserta tidak mengalami kendala yang sebenarnya bisa dicegah.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir