KebonCinta.com - Menjelang akhir tahun 2026, guru dan operator sekolah perlu memastikan informasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) telah diperbarui sesuai kondisi sebenarnya.
Langkah tersebut penting untuk mendukung proses validasi data yang berkaitan dengan penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP).
Dalam pemberitaan yang beredar, batas cut-off Desember 2026 disebut jatuh pada 1 Desember pukul 18.00 WIB.
Sebelum tanggal tersebut, terdapat sejumlah data yang sebaiknya diperiksa.
Pastikan nama, NIK, NUPTK jika tersedia, dan informasi identitas lainnya sesuai dengan dokumen resmi.
Perbedaan identitas berpotensi menimbulkan kendala dalam pencocokan data antarsistem.
Periksa apakah informasi satuan pendidikan tempat bertugas telah sesuai.
Perubahan penugasan atau perpindahan sekolah perlu dicatat melalui prosedur yang berlaku.
Informasi mengenai mata pelajaran, rombongan belajar, dan penugasan mengajar perlu diperiksa secara teliti.
Ketidaksesuaian data pembelajaran dapat memengaruhi hasil pemeriksaan persyaratan tertentu.
Guru perlu memastikan informasi beban kerja telah dicatat sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.
Pemenuhan beban kerja tidak boleh dinilai hanya berdasarkan angka yang dimasukkan ke sistem, tetapi juga harus sesuai penugasan sebenarnya.
Setelah pembaruan selesai, operator perlu memastikan sinkronisasi berhasil dilakukan.
Perubahan data yang hanya disimpan secara lokal belum tentu langsung tercatat dalam sistem pusat.
Menunda pemeriksaan hingga mendekati batas waktu dapat menyulitkan proses perbaikan jika ditemukan kesalahan.
Beberapa ketidaksesuaian juga mungkin memerlukan koordinasi dengan pihak lain.
Karena itu, guru dan operator sebaiknya melakukan pemeriksaan secara bertahap.
Baca Juga: Data Dapodik Sudah Disinkronkan tetapi SKTP Belum Terbit? Kenali 5 Kemungkinan Penyebabnya!
Perlu diingat, tanggal cut-off Desember yang beredar masih harus dikonfirmasi melalui pengumuman resmi.
Dengan memastikan data sesuai sejak awal, proses validasi dapat dipersiapkan secara lebih tertib tanpa harus menunggu hari terakhir.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir