Jelang CPNS 2026, Begini Cara Membuat Akun SSCASN agar Tidak Gugur di Awal

Jelang CPNS 2026, Begini Cara Membuat Akun SSCASN agar Tidak Gugur di Awal

17 Januari 2026 | 16:32

Keboncinta.com-- Jelang pelaksanaan seleksi CPNS 2026, calon pelamar perlu memahami bahwa proses pendaftaran tidak dimulai saat memilih formasi, melainkan sejak pembuatan akun SSCASN.

Tahapan ini menjadi gerbang utama yang menentukan apakah peserta dapat melanjutkan ke proses seleksi berikutnya atau justru gugur sejak awal.

Akun SSCASN bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan sistem terintegrasi yang menghubungkan seluruh tahapan seleksi CPNS.

Kesalahan kecil saat registrasi, baik dalam pengisian data maupun pengunggahan dokumen, berpotensi langsung menggugurkan peluang pelamar sebelum ujian dimulai. Oleh karena itu, ketelitian sejak tahap awal menjadi kunci utama.

Baca Juga: Syarat Usia dan Ketentuan Umum CPNS 2026 Diperjelas, Ini Aturan Lengkap Sesuai Permenpan-RB

Pemerintah mewajibkan seluruh pelamar, termasuk peserta baru maupun mereka yang akunnya sudah tidak aktif, untuk melakukan pendaftaran ulang melalui portal resmi SSCASN BKN.

Proses ini dilakukan secara daring sebagai bentuk verifikasi awal data kependudukan. Sistem akan mencocokkan identitas pelamar dengan database nasional untuk memastikan keabsahan data dan mencegah adanya identitas ganda.

Ketidaksesuaian data antara input sistem dengan dokumen resmi seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) akan menyebabkan pendaftaran otomatis ditolak.

Jika hal ini terjadi, maka kesempatan untuk mengikuti seleksi kompetensi CPNS 2026 dapat tertutup sebelum tahapan seleksi dimulai.

Agar proses registrasi berjalan lancar, calon peserta wajib mengikuti prosedur pembuatan akun SSCASN secara benar. Langkah awal dimulai dengan mengakses laman resmi sscasn.bkn.go.id menggunakan peramban terbaru agar terhindar dari kendala teknis.

Baca Juga: Tanpa Jalur Belakang, Peluang PPPK Paruh Waktu Jadi ASN Penuh Kini Lebih Objektif

Setelah itu, pelamar dapat memilih menu pendaftaran akun dan mulai mengisi data identitas secara lengkap dan akurat.

Pengisian data meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga, nama lengkap tanpa gelar, serta tempat dan tanggal lahir sesuai dokumen resmi.

Pelamar juga diwajibkan mencantumkan alamat email dan nomor ponsel yang aktif karena akan digunakan untuk proses verifikasi dan pemberitahuan penting selama seleksi berlangsung.

Pada tahap selanjutnya, peserta diminta membuat kata sandi yang kuat, mengisi kode keamanan (CAPTCHA), serta mengunggah dokumen pendukung berupa hasil pemindaian KTP dan swafoto (selfie) sesuai ketentuan sistem.

Setelah seluruh data terisi, pelamar wajib melakukan pengecekan ulang sebelum mengonfirmasi pendaftaran akun.

Baca Juga: Strategi Memilih Program Studi SNPMB 2026 agar Peluang Lolos Lebih Besar dan Tepat Sasaran

Sebagai bukti bahwa proses registrasi telah berhasil, pelamar harus mencetak Kartu Informasi Akun SSCASN. Dokumen ini perlu disimpan dengan baik karena akan digunakan pada tahapan seleksi berikutnya.***

Tags:
PNS Info ASN

Komentar Pengguna