Keboncinta.com-- Kabar terbaru mengenai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 mulai menjadi perhatian besar di kalangan siswa SMA, SMK, guru, hingga orang tua.
Banyak yang sempat khawatir setelah pemerintah mengumumkan penambahan jumlah mata pelajaran dalam TKA tahun depan. Tidak sedikit siswa menduga ujian akan terasa lebih berat karena pilihan mapel bertambah drastis.
Namun faktanya, kebijakan terbaru justru membawa kabar yang cukup melegakan. Meski jumlah mata pelajaran melonjak menjadi 69, peserta tetap hanya diwajibkan memilih maksimal dua mata pelajaran pilihan sesuai minat dan kebutuhan akademik mereka.
Kebijakan ini disebut sebagai upaya pemerintah menghadirkan sistem asesmen yang lebih fleksibel, relevan, dan menyesuaikan arah pendidikan masa depan siswa.
Baca Juga: Tak Harus Jadi Pelajaran Wajib? P2G Usul Bahasa Prancis Cukup Ekstrakurikuler di Sekolah
Jumlah Mata Pelajaran TKA Bertambah, Tapi Beban Ujian Tidak Naik
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi melakukan penyesuaian besar pada skema Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/SMK tahun 2026. Salah satu perubahan paling mencolok adalah meningkatnya jumlah mata pelajaran pilihan dari sebelumnya 19 menjadi total 69 mata pelajaran.
Meski terlihat drastis, pemerintah memastikan kebijakan ini tidak membuat siswa harus mengikuti lebih banyak ujian. Aturan utama tetap sama, yakni setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua mata pelajaran pilihan yang dianggap paling sesuai dengan minat, kemampuan, maupun rencana studi lanjutan.
Penambahan jumlah mapel lebih diarahkan untuk memberikan ruang yang lebih luas, terutama bagi siswa SMK agar dapat mengikuti asesmen yang relevan dengan bidang keahlian masing-masing.
Baca Juga: Siaga Penuh Saat Haji! Arab Saudi Kerahkan Ambulans Khusus hingga 4 Pesawat Evakuasi Medis
Kenapa TKA 2026 Menjadi 69 Mata Pelajaran?
Perubahan besar ini terjadi karena pemerintah menambahkan sekitar 50 mata pelajaran berbasis vokasi yang diperuntukkan bagi siswa SMK. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kompetensi peserta didik dengan program keahlian yang mereka pelajari selama sekolah.
Dengan skema baru ini, siswa tidak lagi terpaku pada pilihan mata pelajaran umum, tetapi bisa memilih asesmen yang lebih relevan terhadap bidang keahlian dan profesi masa depan.
Pemerintah menilai pendekatan tersebut lebih adaptif terhadap kebutuhan pendidikan modern, sekaligus membuka peluang siswa menunjukkan kompetensi spesifik sesuai jurusan.
Baca Juga: Nilai Matematika dan Bahasa Inggris Masih Rendah, P2G Pertanyakan Urgensi Bahasa Prancis di Sekolah
Daftar Mata Pelajaran Umum TKA 2026
Untuk mata pelajaran umum, pemerintah tetap menyediakan sejumlah opsi yang bisa dipilih siswa, antara lain:
Matematika Tingkat Lanjut
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Fisika
Kimia
Biologi
Ekonomi
Sosiologi
Geografi
Sejarah
Pendidikan Pancasila/PPKN
Antropologi
Bahasa Jepang
Bahasa Mandarin
Bahasa Korea
Bahasa Arab
Bahasa Perancis
Bahasa Jerman
Projek/Produk Kreatif dan Kewirausahaan
Sementara itu, peserta didik SMK juga memperoleh tambahan pilihan dari 50 mata pelajaran keahlian vokasi sesuai jurusan masing-masing.
Baca Juga: Bukan Tentara, Ratusan Pramuka Ini Jadi Garda Depan Bantu Jemaah Haji di Mina
Jangan Asal Ikut Teman, Ini Strategi Memilih Mapel TKA
Guru dan pendidik mengingatkan siswa agar tidak sembarangan menentukan mata pelajaran pilihan hanya karena mengikuti keputusan teman.
Pemilihan mapel sebaiknya disesuaikan dengan tujuan jangka panjang. Siswa yang bercita-cita masuk jurusan kesehatan, misalnya, dapat mempertimbangkan kombinasi Biologi dan Kimia. Sementara calon mahasiswa bidang ekonomi atau bisnis bisa memilih Ekonomi maupun Projek Kreatif dan Kewirausahaan.
Bagi siswa SMK, memilih mapel vokasi yang relevan juga dapat memperkuat portofolio keterampilan saat melanjutkan studi ataupun memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Jemaah Haji Sakit atau Tersesat Bakal Dicari! Arab Saudi Kerahkan Tim Khusus di Makkah
Jadwal Lengkap TKA SMA/SMK 2026
Agar tidak tertinggal tahapan penting, berikut jadwal pelaksanaan TKA SMA/SMK 2026:
Pendaftaran: 18 Agustus–27 September 2026
Simulasi: 21–27 September 2026
Gladi Bersih: 5–18 Oktober 2026
Pelaksanaan Utama: 26 Oktober–8 November 2026
Pelaksanaan Susulan: 16–29 November 2026
Pengolahan Hasil: 8 November–22 Desember 2026
Pengumuman Hasil: 23 Desember 2026
Mapel pilihan dijadwalkan berlangsung pada hari keempat dengan jumlah 25 soal dan waktu pengerjaan selama 60 menit.
Baca Juga: Status Guru Honorer Akhirnya Diperpanjang? Pemerintah Terbitkan Aturan Baru untuk Guru Dapodik 2026
Bertambahnya jumlah mata pelajaran TKA menjadi 69 menunjukkan arah baru sistem evaluasi pendidikan nasional yang lebih personal dan adaptif. Pemerintah tampaknya mulai memberi ruang lebih besar bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik berdasarkan minat, kompetensi, dan rencana masa depan mereka.
Karena itu, siswa disarankan mulai mempertimbangkan pilihan mapel sejak dini agar hasil TKA 2026 benar-benar mendukung tujuan pendidikan maupun karier yang ingin dicapai.***