Kampus
Hilmi An Naufal

Kemdiktisaintek dan LPDP Siapkan Program SATRIA 2026–2027, Dosen Bisa Cek Peluang Pendanaan Riset Pembelajaran

Kemdiktisaintek dan LPDP Siapkan Program SATRIA 2026–2027, Dosen Bisa Cek Peluang Pendanaan Riset Pembelajaran

03 November 2026 | 13:04

KebonCinta.com — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyiapkan Program Saintek Riset Pembelajaran Transformatif atau SATRIA Tahun 2026–2027.

Program tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan model pembelajaran inovatif berbasis penelitian di perguruan tinggi.

Informasi mengenai peluncuran dan sosialisasi SATRIA diterbitkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II pada Senin, 2 November 2026.

Berdasarkan pengumuman tersebut, kegiatan peluncuran dan sosialisasi dijadwalkan berlangsung secara daring pada Selasa, 3 November 2026 mulai pukul 09.00 WIB.

PROGRAM KERJA SAMA KEMDIKTISAINTEK DAN LPDP

Baca Juga: Kemdiktisaintek Mulai Kaji Kuliah Gratis di PTN, Pemerintah Bahas Anggaran dan Pelaksanaan Bertahap 

SATRIA diselenggarakan oleh Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kemdiktisaintek, bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat inovasi pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Fokus utama SATRIA adalah mendorong dosen mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran transformatif berbasis riset pada tingkat mata kuliah.

Melalui pendekatan tersebut, pengembangan pembelajaran diharapkan tidak hanya didasarkan pada kebiasaan mengajar, tetapi juga hasil penelitian dan bukti empiris mengenai kebutuhan serta perkembangan mahasiswa.

DORONG INOVASI PEMBELAJARAN DOSEN

Kemdiktisaintek menjelaskan bahwa SATRIA diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan peran dosen dalam menghasilkan inovasi pembelajaran.

Inovasi tersebut diharapkan bersifat adaptif dan memiliki orientasi terhadap peningkatan kualitas proses maupun hasil pembelajaran.

Program ini juga mendukung implementasi kebijakan Kampus Berdampak yang menekankan pentingnya kontribusi pendidikan tinggi terhadap masyarakat.

Bagi dosen, riset pembelajaran dapat menjadi sarana mengevaluasi efektivitas metode pengajaran serta mengembangkan pendekatan yang lebih sesuai dengan karakteristik mahasiswa.

Sebagai contoh umum, penelitian pembelajaran dapat membandingkan hasil penerapan metode diskusi, pembelajaran berbasis proyek, atau strategi evaluasi tertentu.

Namun, contoh tersebut tidak berarti seluruh bentuk penelitian otomatis memenuhi persyaratan pendanaan SATRIA.

Ketentuan jenis proposal yang dapat diajukan harus mengikuti panduan resmi program.

SOSIALISASI DIJADWALKAN 3 NOVEMBER

Dalam surat yang diterbitkan LLDIKTI, sosialisasi Program SATRIA 2026–2027 dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 November 2026.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB melalui platform Zoom Meeting dengan kapasitas yang diumumkan sebanyak 1.000 partisipan.

Undangan ditujukan kepada pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di lingkungan Kemdiktisaintek, serta Kepala LLDIKTI Wilayah I hingga XVII.

Pihak perguruan tinggi juga diminta mendorong partisipasi dosen dan unit kerja yang berkaitan dengan pengembangan pembelajaran.

Perlu diketahui, informasi yang diperiksa merupakan pengumuman jadwal kegiatan. Belum terdapat laporan pelaksanaan tersendiri yang digunakan untuk memastikan jumlah peserta yang benar-benar hadir.

PELUANG PENDANAAN RISET PEMBELAJARAN

Dalam surat resmi, pemerintah meminta perguruan tinggi menyebarluaskan informasi mengenai peluang pendanaan riset melalui Program SATRIA.

Dosen juga didorong mempersiapkan usulan pengembangan model pembelajaran transformatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi.

Peluang tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat penelitian di tingkat mata kuliah serta menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan dalam kegiatan akademik.

Meski demikian, pengumuman yang diterbitkan pada 2 November belum merinci besaran pendanaan untuk setiap proposal, jumlah penerima, maupun batas akhir pengajuan.

Karena itu, masyarakat tidak boleh menganggap pendaftaran proposal telah dibuka dengan kuota atau nilai bantuan tertentu sebelum terdapat ketentuan resmi.

CARA MEMERIKSA INFORMASI PROGRAM SATRIA

Dosen dan pengelola perguruan tinggi dapat mengakses situs resmi Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif melalui https://sspt.kemdiktisaintek.go.id.

Pada portal tersebut terdapat informasi mengenai program pembelajaran transformatif serta navigasi khusus SATRIA.

Pengunjung dapat menelusuri bagian program dan pengumuman untuk memperoleh pembaruan mengenai mekanisme pengajuan proposal.

Selain itu, informasi sosialisasi dan surat undangan dapat diakses melalui situs LLDIKTI wilayah masing-masing.

Untuk persiapan awal, dosen dapat mengidentifikasi persoalan pembelajaran yang ingin diteliti, menyusun tujuan inovasi, dan mengumpulkan data pendukung yang tersedia.

Langkah tersebut merupakan saran persiapan akademik umum, bukan persyaratan administrasi khusus yang sudah ditetapkan dalam pengumuman SATRIA.

PERLU MENUNGGU PANDUAN PENDAFTARAN

Program SATRIA 2026–2027 menjadi salah satu perkembangan baru dalam upaya memperkuat penelitian yang langsung berkaitan dengan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

Namun, dosen yang berminat harus memastikan jadwal dan mekanisme pengusulan melalui dokumen resmi sebelum mengirimkan proposal.

Informasi yang telah terverifikasi pada 3 November mencakup identitas penyelenggara, tujuan program, undangan sosialisasi, serta portal rujukan.

Rincian teknis pendanaan dan batas pendaftaran masih perlu mengikuti pembaruan dari Kemdiktisaintek dan LPDP.

Tags:
SATRIA 2026 program riset Kemdiktisaintek pendanaan riset LPDP riset pembelajaran transformatif beasiswa riset dosen Kampus Berdampak inovasi pembelajaran perguruan tinggi program riset 2027.

Komentar Pengguna