KebonCinta.com - Memperoleh predikat cum laude menjadi salah satu pencapaian akademik yang membanggakan bagi lulusan perguruan tinggi.
Namun, setelah menyelesaikan pendidikan, muncul pertanyaan mengenai pengaruh predikat tersebut terhadap peluang mendapatkan pekerjaan.
Apakah lulusan cum laude otomatis lebih mudah diterima bekerja?
Predikat cum laude menunjukkan bahwa seseorang berhasil memenuhi standar prestasi akademik yang ditetapkan perguruan tinggi.
Baca Juga: IPK Tinggi Belum Tentu Cum Laude! Ternyata Masa Studi Juga Bisa Menentukan Predikat Kelulusan
Informasi tersebut dapat dicantumkan dalam curriculum vitae (CV) sebagai bagian dari riwayat pendidikan.
Bagi lulusan baru yang belum memiliki banyak pengalaman kerja, pencapaian akademik dapat membantu memberikan gambaran awal mengenai latar belakang pendidikan.
Namun, besarnya pengaruh predikat tersebut bergantung pada kebutuhan dan proses seleksi masing-masing perusahaan.
Proses rekrutmen tidak hanya berkaitan dengan nilai akademik.
Perusahaan dapat mempertimbangkan keterampilan teknis, kemampuan komunikasi, pengalaman organisasi, portofolio, hingga hasil wawancara.
Sebagai contoh, pelamar bidang akuntansi mungkin perlu menunjukkan kemampuan menyusun laporan keuangan dan menggunakan perangkat lunak akuntansi.
Baca Juga: Beasiswa Subsidi UKT UNS 2027 Dibuka 19 Oktober, IPK Minimal 3,25, Ini Cara Daftarnya
Sementara itu, pelamar bidang desain dapat diminta menunjukkan hasil pekerjaan melalui portofolio.
Dengan demikian, predikat cum laude tidak menggantikan kebutuhan untuk membuktikan kemampuan yang relevan.
Tentu saja. Lulusan yang tidak memperoleh predikat cum laude tetap memiliki kesempatan mengikuti seleksi pekerjaan selama memenuhi persyaratan posisi.
Pengalaman magang, sertifikasi, proyek, dan keterampilan yang sesuai dapat menjadi bahan pertimbangan pemberi kerja.
Tidak ada jaminan bahwa lulusan dengan IPK lebih tinggi selalu memperoleh hasil rekrutmen lebih baik.
Baca Juga: IPK 3,00 Bisa Daftar Beasiswa LPDP Co-Funding 2026? Ini Pilihan Kampus dan Syarat Nilainya!
Lulusan dapat menyusun CV yang menonjolkan pendidikan, pengalaman, dan kemampuan sesuai lowongan.
Persiapan wawancara dan pemahaman mengenai posisi yang dilamar juga penting.
Predikat cum laude sebaiknya dipandang sebagai salah satu pencapaian yang melengkapi kompetensi, bukan satu-satunya penentu keberhasilan karier.
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir