Keboncinta.com-- Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Kebon Cinta Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, menyelenggarakan In House Training (IHT) sebagai langkah nyata dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Pesantren Wirausaha Kebon Cinta.
Pelatihan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kolaborasi. IHT ini dihadiri langsung oleh pengasuh sekaligus Kepala Madrasah MAS Kebon Cinta, KH. Hamdani.
Turut hadir pula Pengawas Madrasah, Iis Holiah, bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan MAS Kebon Cinta.
Baca Juga: Menguatkan Pendidikan Humanis, MAS Kebon Cinta Gelar IHT Pengimplementasian KBC
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan keseriusan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pendekatan pembelajaran yang menekankan nilai kasih sayang, kemanusiaan, dan pembentukan karakter peserta didik.
Dalam kegiatan ini, para pendidik tidak hanya mendapatkan penguatan konsep Kurikulum Berbasis Cinta, tetapi juga dikenalkan pada pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang dinilai selaras dengan semangat KBC.
Pendekatan ini menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran dan mendorong keterlibatan aktif dalam proses belajar.
Baca Juga: Heboh CPNS Kemenag 2026 di Medsos, Ternyata Hoaks! Ini Penjelasan Resmi Kemenag
Pembelajaran mendalam memiliki tiga karakteristik utama. Pertama, mindful, yaitu proses belajar yang dilakukan dengan kesadaran penuh, baik oleh guru maupun peserta didik.
Kedua, meaningful, yakni pembelajaran yang bermakna dengan mengaitkan materi pelajaran pada realitas kehidupan sehari-hari.
Ketiga, joyful, di mana suasana belajar dirancang agar menyenangkan, rileks, dan bebas dari tekanan.
Melalui penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang dipadukan dengan konsep deep learning, MAS Kebon Cinta berharap dapat mewujudkan lingkungan belajar yang humanis dan inspiratif.
Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berempati, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.***