Berita
Hilmi An Naufal

Masih Dibuka! Kemendikdasmen Buka 174 Formasi Guru dan Tendik Luar Negeri, Pendaftaran Tutup 2 Oktober

Masih Dibuka! Kemendikdasmen Buka 174 Formasi Guru dan Tendik Luar Negeri, Pendaftaran Tutup 2 Oktober

29 September 2026 | 22:27

Keboncinta.com-- Kesempatan menarik masih terbuka bagi guru dan tenaga kependidikan Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman mengabdi di luar negeri.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri atau SILN serta Pendidik Tetap Community Learning Center atau CLC Tahun 2026.

Hingga Selasa, 29 September 2026, masa pendaftaran masih berlangsung dan dijadwalkan berakhir pada 2 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.

Secara keseluruhan terdapat 174 formasi yang tersedia.

Sebanyak 42 formasi diperuntukkan bagi Sekolah Indonesia di Luar Negeri, terdiri atas 39 formasi guru dan tiga tenaga kependidikan.

Sementara 132 formasi lainnya disediakan untuk Pendidik Tetap Community Learning Center di Malaysia.

Dari kebutuhan CLC tersebut, sebanyak 112 formasi berada di Sabah dan 20 formasi lainnya di Sarawak.

Untuk guru SILN, tersedia penempatan di berbagai negara dan kota, antara lain Kuala Lumpur, Johor Bahru dan Kota Kinabalu di Malaysia, Jeddah, Riyadh serta Makkah di Arab Saudi, Kairo di Mesir, Tokyo di Jepang, Davao di Filipina, Bangkok di Thailand, Yangon di Myanmar dan Singapura.

Bidang guru yang dibutuhkan juga cukup beragam.

Beberapa di antaranya adalah guru kelas, Bimbingan Konseling, Matematika, Kimia, Fisika, Ekonomi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, TIK hingga Pendidikan Khusus.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa penugasan di SILN maupun CLC membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengajar.

Calon pendidik dituntut mempunyai integritas, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan budaya yang berbeda, resiliensi serta komitmen kuat terhadap pelayanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di luar negeri.

Secara umum, pelamar guru SILN dan Pendidik Tetap CLC harus berstatus Warga Negara Indonesia dan non-ASN.

Usia pelamar maksimal 45 tahun serta harus memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi yang dipilih.

Kemampuan Bahasa Inggris juga menjadi salah satu persyaratan.

Dokumen kemampuan bahasa yang dapat digunakan antara lain TOEFL dengan skor minimal 450 atau IELTS minimal 5,0 sesuai ketentuan seleksi.

Untuk pelamar guru SILN, pendidikan minimal adalah S1 yang sesuai dengan bidang formasi dengan IPK minimal 3,00.

Pada beberapa lokasi terdapat persyaratan tambahan.

Pelamar untuk penempatan Jeddah, Riyadh dan Makkah, misalnya, harus memiliki kemampuan Bahasa Arab secara lisan maupun tulisan.

Guru TIK juga diprioritaskan memiliki kemampuan mengajar Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Sedangkan guru Matematika untuk penempatan Davao diutamakan mampu mengajar TIK atau Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Pendidik yang nantinya dinyatakan lolos tidak langsung diberangkatkan setelah tahap administrasi.

Rangkaian seleksi masih cukup panjang.

Setelah pendaftaran ditutup pada 2 Oktober, hasil seleksi administrasi direncanakan diumumkan pada 9 Oktober 2026.

Peserta yang lolos kemudian mengikuti pembekalan psikotes pada 12 Oktober.

Pelaksanaan psikotes dibagi menjadi dua kelompok, yakni 14–15 Oktober untuk batch pertama serta 19–22 Oktober untuk batch kedua.

Hasil psikotes direncanakan diumumkan pada 27 Oktober.

Tahap berikutnya berupa simulasi, seleksi substansi, wawancara dan praktik mengajar dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 12 November 2026.

Pada tahap praktik mengajar, peserta wajib menyiapkan RPP atau modul ajar serta video praktik mengajar berdurasi sekitar 15 menit.

Hasil tahapan tersebut direncanakan diumumkan pada 20 November 2026.

Kemendikdasmen menegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya.

Setiap peserta juga hanya diperbolehkan memilih satu formasi. Pelamar tidak dapat mendaftar formasi SILN dan CLC sekaligus.

Bagi guru yang dinyatakan lolos, masa penugasan pertama adalah dua tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi kinerja serta kebutuhan sekolah.

Honorarium diberikan sesuai ketentuan yang berlaku dan disesuaikan dengan lokasi penugasan.

Dengan batas pendaftaran tinggal beberapa hari, guru maupun tenaga kependidikan yang memenuhi persyaratan sebaiknya segera menyiapkan dokumen dan tidak menunggu hingga jam terakhir.

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi Seleksi GTK SILN dan CLC Kemendikdasmen.

***

Tags:
pendidikan

Komentar Pengguna