News
M. Fadhli Dzil Ikram

Masuk Daftar Berhak Lunas Haji 2027? Pahami 5 Langkah Penting Ini agar Keberangkatan Lancar

Masuk Daftar Berhak Lunas Haji 2027? Pahami 5 Langkah Penting Ini agar Keberangkatan Lancar

04 November 2026 | 10:04

Keboncinta.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah merilis daftar jemaah haji reguler yang berhak melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk musim haji 1448 H/2027 M. Jemaah yang namanya tercantum dalam daftar tersebut perlu segera mempersiapkan sejumlah tahapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Daftar jemaah haji 2027 mencakup beberapa kelompok, yakni jemaah lunas tunda yang belum berangkat, jemaah yang masuk alokasi kuota keberangkatan tahun berjalan, serta jemaah lanjut usia yang mendapatkan prioritas.

Masyarakat dapat memeriksa status keberangkatan sekaligus memastikan apakah namanya masuk dalam daftar jemaah berhak lunas melalui laman resmi Kemenhaj.

Pengecekan dapat dilakukan secara daring melalui tautan berikut:

https://haji.go.id/estimasi-keberangkatan?tab=berhak-lunas

Lantas, apa yang harus dilakukan apabila nama jemaah tercantum dalam daftar berhak lunas haji 2027? Berikut tahapan yang perlu diperhatikan.

1. Memastikan Status Keberangkatan Haji 2027

Langkah pertama adalah memeriksa status keberangkatan melalui laman resmi Kemenhaj. Jemaah perlu memastikan bahwa data yang ditampilkan sesuai dengan identitas masing-masing.

Pengecekan ini penting untuk mengetahui apakah calon jemaah termasuk dalam daftar yang mendapatkan kesempatan melunasi biaya haji pada musim keberangkatan 2027.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, mengimbau masyarakat agar aktif memeriksa status keberangkatan dan tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar di media sosial.

Setelah mengetahui statusnya, jemaah dapat mulai mempersiapkan dokumen administrasi dan kebutuhan lain yang diperlukan untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Baca Juga: Berangkat Haji Menggunakan Uang Utang, Apakah Diperbolehkan? 

2. Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Haji

Tahapan berikutnya yang harus dipersiapkan adalah pemeriksaan kesehatan. Jemaah yang masuk daftar berhak lunas diminta segera menjalani pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing.

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penetapan istithaah kesehatan haji, yaitu kemampuan fisik dan mental seseorang untuk melaksanakan ibadah haji berdasarkan hasil pemeriksaan medis sesuai ketentuan pemerintah.

Kemenhaj menempatkan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu tahapan penting yang perlu dilakukan sejak awal. Dengan demikian, jemaah memiliki waktu untuk mengetahui kondisi kesehatannya dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Ian Heriyawan menjelaskan bahwa jemaah perlu mempersiapkan diri, terutama dalam memenuhi persyaratan istithaah kesehatan, sebelum memasuki proses pelunasan biaya haji.

Oleh karena itu, calon jemaah sebaiknya tidak menunda pemeriksaan. Ikuti prosedur yang berlaku dan lakukan pemeriksaan melalui fasilitas kesehatan yang berwenang.

3. Memastikan Penetapan Istithaah Kesehatan

Setelah menjalani pemeriksaan, jemaah perlu memastikan hasil penilaian kesehatan atau status istithaah. Hasil tersebut menjadi salah satu persyaratan penting dalam proses penyelenggaraan ibadah haji.

Istithaah kesehatan bertujuan memastikan calon jemaah memiliki kemampuan kesehatan untuk menjalankan rangkaian ibadah haji. Hal ini penting mengingat aktivitas selama berada di Tanah Suci membutuhkan kesiapan fisik dan mental.

Apabila terdapat kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan, jemaah perlu mengikuti arahan tenaga medis sesuai hasil pemeriksaan.

Kemenhaj juga mengingatkan agar masyarakat mempersiapkan kesehatan sedini mungkin. Persiapan tersebut diharapkan membantu proses penetapan istithaah dan pelunasan biaya haji berjalan sesuai ketentuan.

4. Melakukan Pelunasan Biaya Haji 2027

Jemaah yang telah memenuhi persyaratan istithaah kesehatan dapat melanjutkan ke tahap pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2027 sesuai jadwal dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah.

Besaran biaya haji untuk masing-masing embarkasi akan ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres). Karena itu, calon jemaah perlu menunggu pengumuman resmi mengenai nominal biaya yang harus dibayarkan.

Selain besaran biaya, informasi mengenai jadwal pelunasan, mekanisme pembayaran, serta ketentuan lainnya juga perlu diperhatikan.

Kemenhaj mengimbau jemaah agar rutin memantau informasi melalui saluran komunikasi resmi pemerintah. Jangan terburu-buru melakukan pembayaran berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

5. Menghubungi Kantor Kemenhaj Jika Membutuhkan Informasi

Apabila mengalami kendala saat memeriksa status keberangkatan atau membutuhkan penjelasan mengenai tahapan haji 2027, jemaah dapat mendatangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah di wilayah masing-masing.

Petugas dapat membantu memberikan informasi mengenai persyaratan administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga mekanisme pelunasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jemaah juga disarankan menyiapkan dokumen identitas dan data keberangkatan agar proses konsultasi berjalan lebih mudah.

Baca Juga: Kuota Haji Bandung Barat 2027 Naik Jadi 468 Orang, Begini Cara Cek Estimasi Keberangkatan 

Persiapkan Administrasi dan Kesehatan Sejak Dini

Masuk dalam daftar jemaah berhak lunas haji 2027 merupakan tahap penting dalam persiapan keberangkatan ke Tanah Suci. Namun, status tersebut bukan berarti seluruh proses telah selesai.

Calon jemaah masih perlu memastikan data keberangkatan, menjalani pemeriksaan kesehatan, memenuhi persyaratan istithaah, serta mengikuti mekanisme pelunasan Bipih.

Dengan mempersiapkan seluruh tahapan sejak dini dan mengikuti informasi resmi Kemenhaj, jemaah diharapkan dapat menjalani proses persiapan haji 1448 H/2027 M dengan lebih tertib.

Tags:
Haji 2027 Biaya Haji Kementerian Haji dan Umrah

Komentar Pengguna