Pesantren yang cocok bagi satu anak belum tentu menjadi pilihan terbaik bagi anak lainnya.
Karena itu, keputusan sebaiknya diambil melalui komunikasi antara orang tua dan anak, kunjungan langsung, pemeriksaan dokumen, serta penilaian terhadap lingkungan pendidikan.
Pada akhirnya, tujuan memilih pesantren bukan sekadar memastikan anak dapat tinggal jauh dari rumah, tetapi memberikan kesempatan bagi mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, mandiri, berakhlak baik, dan terlindungi selama menjalani pendidikan.
Referensi
- Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. https://peraturan.bpk.go.id/Details/122743/uu-no-18-tahun-2019
- Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren. https://peraturan.bpk.go.id/
- Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Keputusan Menteri Agama Nomor 91 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Program Pengembangan Pesantren Ramah Anak. https://cdn.kemenag.go.id/storage/archives/kma-no-91-tahun-2025-tentang-peta-jalan-program-pengembangan-pesantren-ramah-anakpdf.pdf
- Kementerian Agama Republik Indonesia. (2026, 5 November). Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren. https://kemenag.go.id/en/pers-rilis/kemenag-terbitkan-juknis-perlindungan-santri-panduan-child-safeguarding-bagi-pengasuh-hingga-pengurus-pesantren-M2kKf
- Kementerian Agama Republik Indonesia. (2026). Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan (AMAN). https://aman.kemenag.go.id/
- Setya, D. (2026, 4 November). Tips Memilih Pesantren yang Aman dan Baik untuk Anak. detikHikmah. https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8738045/tips-memilih-pesantren-yang-aman-dan-baik-untuk-anak
LANJUT MEMBACA
Jelajahi Artikel
3 / 3