SERANG — Siapa sangka, berawal dari "arisan" 45 ekor kambing, sebuah desa kecil di Banten berhasil membuktikan bahwa kedaulatan pangan nasional tidak harus dimulai dari proyek raksasa.
Pemerintah Desa Batukuda, Kabupaten Serang, Banten, membuat gebrakan unik dengan memanfaatkan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 senilai Rp192.120.000 untuk program ketahanan pangan bernilai tambah tinggi.
Bukan sekadar memberikan bantuan tunai yang habis dipakai sekali jalan, Pemerintah Desa Batukuda memilih mengalokasikan anggaran tersebut untuk membeli 45 ekor kambing.
Puluhan kambing ini kemudian disalurkan langsung kepada kelompok peternak yang terdiri dari masyarakat miskin dan rentan setempat.
Kombinasi Unik: Pemberdayaan Warga dan Kambing yang Makin Beranak Pinak
Langkah sederhana ini membuahkan hasil luar biasa. Dalam kurun waktu satu tahun lebih, dari 45 ekor kambing yang disalurkan pada awal program, kawanan ternak tersebut berhasil beranak pinak hingga mencapai 60 ekor kambing pada September 2025!
Pertambahan 15 ekor kambing baru ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan modal usaha produktif berbasis peternakan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga menghasilkan return on investment (ROI) sosial yang dirasakan langsung oleh warga desa.
"Dana Desa bukan sekadar anggaran pembangunan fisik semata, melainkan menjadi penggerak ekonomi, membuka kesempatan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tulis rilis Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) melalui unggahan resminya.
Resep Sukses Kemandirian Desa Batukuda
Program peternakan kambing ini terbukti memberikan sederet manfaat nyata bagi warga lokal:
1. Membuka Peluang Usaha Produktif: Peternak tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi pengelola usaha yang aktif.
2. Meningkatkan Pendapatan Warga: Hasil dari perkembangbiakan ternak memberikan nilai tambah ekonomi langsung bagi keluarga penerima manfaat.
3. Memperkuat Ketahanan Pangan: Menjamin ketersediaan protein dan pasokan ternak lokal secara mandiri.
4. Menekan Angka Kemiskinan: Menjadi bantalan ekonomi yang kuat bagi kelompok masyarakat rentan.
Praktik baik di Desa Batukuda ini membuktikan slogan "Dana Desa Berdampak. Desa Maju. Indonesia Maju" bukan sekadar jargon di atas kertas, melainkan aksi nyata yang lahir dari kandang kambing masyarakat desa. (swd)