KebonCinta.com - Sudah menyikat gigi dua kali sehari, tidak merokok, dan jarang minum kopi, tetapi gigi masih terlihat kekuningan? Kondisi ini bisa membuat seseorang bertanya-tanya apakah cara membersihkan giginya belum cukup baik.
Padahal, warna gigi tidak hanya ditentukan oleh kebersihan mulut. Menyikat gigi membantu membersihkan permukaan gigi, tetapi tidak serta-merta mengubah warna alaminya menjadi putih terang.
Warna gigi setiap orang dapat berbeda. Ada yang terlihat lebih putih, sementara sebagian lainnya memiliki rona kekuningan meskipun rutin menjaga kebersihan mulut.
Perbedaan tersebut berkaitan dengan struktur gigi. Di bawah lapisan enamel terdapat dentin yang secara alami berwarna kekuningan. Warna dentin dapat terlihat melalui enamel, terutama ketika lapisan tersebut lebih tipis.
Baca Juga: Kemenkes Buka Bantuan Pendidikan Dokter dan Dokter Gigi 2026, Ada Syarat Pengabdian
Karena berasal dari struktur gigi, rona kekuningan ini tidak sama dengan kotoran yang menempel di permukaan. Menyikat gigi secara rutin pun tidak otomatis menghilangkannya.
Tidak Merokok dan Jarang Minum Kopi Belum Tentu Membuat Gigi Putih
Rokok, kopi, dan teh sering dikaitkan dengan noda pada gigi. Namun, menghindari ketiganya tidak menjamin warna gigi akan menjadi putih terang.
Seseorang tetap dapat memiliki gigi kekuningan karena warna alami dan kondisi pembentukan giginya. Faktor genetik juga dapat memengaruhi ketebalan enamel sehingga tampilan warna gigi berbeda antara satu orang dan lainnya.
Itulah sebabnya, kebiasaan sehari-hari bukan satu-satunya penjelasan ketika gigi terlihat kuning.
Baca Juga: Kemenkes Siapkan 4.630 Dokter dan Dokter Gigi Internsip, Wamenkes Tegaskan Tak Boleh Ada Perundungan
Warna Kekuningan Tidak Selalu Berarti Gigi Kurang Bersih
Menilai kebersihan mulut hanya dari warna gigi dapat menimbulkan anggapan yang keliru. Gigi yang tidak putih terang belum tentu menunjukkan seseorang malas menyikat gigi.
Meski demikian, noda dan penumpukan plak juga dapat memengaruhi tampilan gigi. Karena itu, warna kekuningan tidak bisa langsung dianggap seluruhnya berasal dari warna alami tanpa memperhatikan kondisi gigi secara keseluruhan.
Kebiasaan menjaga kebersihan tetap diperlukan, sekalipun warna gigi tidak berubah menjadi lebih putih.
Rutin menyikat gigi tetap penting untuk menjaga kebersihan mulut. Namun, hasilnya tidak harus berupa gigi putih terang karena warna alami dan struktur gigi turut menentukan tampilannya. ***
Berita paling banyak dibaca dalam 7 hari terakhir